Laporan Fransiska soal Pemalsuan Kuitansi Dibantah Sandiaga
Calon wakil gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, membantah pernyataan Fransiska Kumalawati yang melaporkan dia bersama Andreas Tjahyadi terkait dugaan pemalsuan kwitansi. Laporan tersebut dilayangkan ke Polda Metro Jaya pada Selasa (21/3/2017).
“Enggak benar (tuduhan Fransiska). Saya enggak pernah menandatangani apapun juga. Biar tim hukum yang menangani nanti,” kata Sandi, di Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (24/3/2017) siang.
Sandi menduga perkara ini mencuat bersama dengan kasus sebelumnya karena ada pihak yang ingin mengkriminalisasi dia selaku salah satu cawagub pada Pilkada DKI Jakarta. Namun dia enggan berkomentar lebih lanjut dan menyerahkan sepenuhnya terhadap tim hukum.
Adapun Fransiska menjelaskan laporan kedua dia mengenai Sandiaga masih berhubungan dengan laporannya yang pertama. Dalam perkara pertamanya yang didaftarkan ke polisi, Fransiska melaporkan Sandiaga dan Andreas terkait dugaan penggelapan penjualan sebidang tanah di Jalan Raya Curug, Tangerang Selatan, Banten, tahun 2012.
Berdasarkan data yang Fransiska dapat dari notaris, ada kwitansi pembayaran terkait tanah tersebut yang ditandatangani oleh Djoni Hidayat. Namun, Djoni, menurut Fransiska, tidak pernah merasa menandatangani kwitansi itu.
“Dari hasil pemeriksaan, dari notaris didapatkan kwitansi tanda penerimaan uang yang ditandatangani oleh Djoni Hidayat, yang mana Pak Djoni Hidayat tidak merasa pernah menerima uang tersebut dan menandatangani kwitansi sebagai tanda terimanya,” ucap Fransiska pada Kamis (23/3/2017).
Adapun Djoni merupakan Direktur PT Japirex. Dalam perusahaan tersebut Sandiaga dan Andreas menjabat sebagai dewan direksi perusahaan.
Sumber berita Laporan Fransiska soal Pemalsuan Kuitansi Dibantah Sandiaga : kompas.com
Abu Vulkanik Krakatau capai Jakarta, GMPK DKI bagi masker Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang…
3 ASN Jayawijaya tewas korban tembakan KKB, berikut profilnya Tugas pelayanan kepada masyarakat di Papua…
BGN hapus 1.653 sekolah dari penerima makan bergizi gratis Sebagian sekolah tidak lagi tercatat sebagai…
Rekaman video call diduga penembak 3 ASN Jayawijaya viral Kasus penembakan tiga ASN Dinas Pertanian…
Mahasiswa UIN Jakarta desak dugaan korupsi diusut tuntas Dugaan korupsi yang dikaitkan dengan pengelolaan UIN…
Santriwati di Sleman diduga jadi korban kiai, kini hamil 8 bulan Kasus dugaan kekerasan seksual…
This website uses cookies.