Mahfud MD Terangkan 3 Alasan Ajakan Fredrich Boikot KPK Sia-sia
Mantan pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi, bersikukuh dirinya adalah korban kriminalisasi yang dilakukan oleh KPK. Ia pun mengajak seluruh advokat untuk melakukan gerakan boikot KPK.
Namun, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD dalam cuitannya mengomentari ajakan Fredrich tersebut. Menurutnya, ada tiga alasan yang menyebabkan ajakan tersebut sia-sia.
“Ajakan ini akan sia-sia. Karena satu, bertentangan dengan kewajiban advokat,” kata Mahfud dalam cuitan yang diunggah Selasa (16/1).
Ia juga menilai, ajakan tersebut akan ditolak oleh banyak pengacara. Sebab, menurut Mahfud masih banyak pengacara yang mau mendampingi koruptor-koruptor yang dijaring KPK.
“Pasti banyak advokat yang tetap mau melayani klien yang jadi pasien @KPK_RI,” tambahnya.
Selain itu, meski pemboikotan terhadap KPK tetap dilakukan, menurut Mahfud, hal tersebut tidak akan mengubah apa-apa. Sebab, dalam prosesnya, KPK bisa saja menunjuk pengacaranya sendiri.
“KPK bisa menunjukkan pengacaranya sendiri untuk mendampingi klien koruptornya yang tak punya pengacara,” tutupnya.
Fredrich Yunadi ditangkap setelah mangkir dari panggilan penyidik. Fredrich diduga melakukan tidakan yang menghalangi penyidikan KPK terhadap Setya Novanto dengan bekerjasama denngan dokter Bimanesh Sutarjo untuk memanipulasi data rekam medis Novanto. Hal tersebut dilakukan guna menghidarkan Novanto dari pemeriksaan KPK.
Merasa tidak terima, Fredrich kemudian mengimbau rekan-rekan seprovesinya untuk memboikot KPK. Ia bahkan mengklaim, saat ini sudah mengantongi ribuan dukungan dari advokat di seluruh Indonesia.
Baca juga : Advokat Fredrich Yunadi Menyerukan Pemboikotan Terhadap KPK
Sumber berita Mahfud MD Terangkan 3 Alasan Ajakan Fredrich Boikot KPK Sia-sia : kumparan.com
Abu Vulkanik Krakatau capai Jakarta, GMPK DKI bagi masker Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang…
3 ASN Jayawijaya tewas korban tembakan KKB, berikut profilnya Tugas pelayanan kepada masyarakat di Papua…
BGN hapus 1.653 sekolah dari penerima makan bergizi gratis Sebagian sekolah tidak lagi tercatat sebagai…
Rekaman video call diduga penembak 3 ASN Jayawijaya viral Kasus penembakan tiga ASN Dinas Pertanian…
Mahasiswa UIN Jakarta desak dugaan korupsi diusut tuntas Dugaan korupsi yang dikaitkan dengan pengelolaan UIN…
Santriwati di Sleman diduga jadi korban kiai, kini hamil 8 bulan Kasus dugaan kekerasan seksual…
This website uses cookies.