Massa Bakar Puluhan Rumah di Puncak Jaya Papua
Puluhan rumah dibakar massa di Mulia, Puncak Jaya, Papua, diduga dipicu pertikaian Pilkada kabupaten tersebut. Belum diketahui apakah ada korban jiwa dan luka akibat pertikaian di Kabupaten Puncak Jaya.
Pertikaian antarmassa pendukung diduga karena saling mengklaim menjadi pemenang Pilkada kabupaten Puncak Jaya. Padahal saat ini proses hasil pemungutan suara Pilkadanya masih berada di tangan Mahkamah Konstitusi (MK).
Akibat pembakaran rumah itu para warga pemilik toko atau kios merasa khawatir dan banyak menyelamatkan diri dengan mengungsi di Kodim 1714/PJ dengan membawa barang seadanya.
Salah seorang pemilik kios di pasar lama Mulia, Ibu Safitri mengatakan pihaknya khawatir akibat pertikaian kelompok pendukung calon bupati merembet ke tempat mereka, sehingga banyak yang mengungsi ke Kodim.
“Warga disini sudah banyak mengungsi ke tempat aman, takut terjadi pembakaran,” ujar Safitri, saat di Puncak Jaya, Minggu (2/7/2017).
Aparat keamanan terus berusaha melakukan pengamanan terhadap kelompok-kelompok bertikai tersebut.
Kapolres Puncak Jaya AKBP Hotman Hutabarat dan Dandim 1714/ PJ Letkol Inf Hendratno tampak turun di tengah massa untuk melakukan negosiasi agar massa mengakhiri pertikaian.
Baca juga : Penasihat Spiritual Ajak Panglima TPN-OPM Goliat Tabuni Gabung NKRI
Sumber berita Massa Bakar Puluhan Rumah di Puncak Jaya Papua : detik
Purbaya beri pesan penting buat Pemda sebelum kena Reshuffle Beberapa jam sebelum posisinya sebagai Menteri…
Profil Yudo Sadewa, Anak Purbaya viral usai ayahnya dipecat Nama Yudo Sadewa ikut ramai setelah…
Intip kekayaan Suahasil Nazara, Menkeu baru pengganti Purbaya Suahasil Nazara resmi dipercaya mengemban jabatan Menteri…
Reaksi anak Purbaya usai ayahnya dicopot, ini kata Yudo Sadewa Kabar pergantian Menteri Keuangan Purbaya…
Jadwa; Hyundai Hillstate & Megawati Hangsetri, KOVO Cup 2026 Megawati Hangestri bakal menjalani tantangan baru…
Betrand Peto angkat bicara soal pelecehan, Onyo jaga nama ortu Betrand Peto akhirnya memberikan pernyataan…
This website uses cookies.