Nasional

Mati Lampu Massal di Sumatra Lumpuhkan Aktivitas Industri

Mati lampu massal di Sumatra lumpuhkan aktivitas industri

Pemadaman listrik massal atau blackout yang melanda sebagian wilayah Sumatra pada Jumat 22 Mei 2026.

Matinya lampu massal di Sumatera membuat industri terhenti dan membuat gangguan besar pada aktivitas produksi di berbagai daerah.

Pemadaman listrik yang terjadi secara tiba-tiba membuat sejumlah kawasan industri berhenti beroperasi tanpa peringatan.

Kondisi ini secara langsung berdampak pada pabrik-pabrik yang mengandalkan listrik untuk menjalankan mesin produksi.

Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Organisasi, Komunikasi, dan Pemerdayaan Daerah Kadin Indonesia, Erwin Aksa, mengatakan sektor usaha mengalami gangguan operasional cukup serius akibat listrik padam mendadak.

Menurutnya, industri yang proses produksinya berjalan terus-menerus menjadi kelompok yang paling terdampak karena sangat bergantung pada kestabilan pasokan listrik.

Banyak produksi terhenti secara mendadak karena sistem otomatis tidak dapat berjalan tanpa suplai daya.

Di beberapa wilayah, manajemen perusahaan memilih menghentikan sementara seluruh aktivitas demi menjaga keamanan peralatan.

Risiko kerusakan mesin menjadi pertimbangan utama saat listrik padam dalam durasi yang belum jelas.

Gangguan juga merambat ke sektor logistik dan distribusi. Barang yang seharusnya dikirim tertunda karena proses produksi belum selesai, sehingga rantai pasok ikut terganggu.

Sejumlah pelaku usaha mulai melakukan evaluasi internal untuk mengukur dampak kerugian.

Waktu henti produksi dianggap sebagai faktor yang paling merugikan, terutama bagi industri yang beroperasi dengan sistem jadwal yang ketat.

Tak hanya itu, banyak perusahaan juga yang harus mengeluarkan biaya tambahan untuk penggunaan genset dan bahan cadangan selama blackout berlangsung.

Sejumlah sektor yang paling terpukul akibat pemadaman besar tersebut, mulai dari industri manufaktur proses, makanan dan minuman, cold storage, rumah sakit, layanan kesehatan telekomunikasi, pusat data, ritel modern, perhotelan, hingga sektor logistik dan pelabuhan.

Baca juga: Kabinet Teddy Indra Wijaya serahkan kurban 5 sapi di Idul Adha
Penguin

Recent Posts

Prabowo Apresiasi Timnas Indonesia Juara Piala ASEAN 2026

Prabowo apresiasi Timnas Indonesia juara piala ASEAN 2026 Kemenangan Timnas Indonesia di final FIFA ASEAN…

10 jam ago

Garuda Juara Piala ASEAN 2026, Erick Thohir sebut Rasa Bangga

Garuda juara piala ASEAN 2026, Erick Thohir sebut rasa bangga Kemenangan Timnas Indonesia atas Thailand…

10 jam ago

Hasil Final Timnas Garuda vs Thailand, Juara Piala ASEAN 2026

Hasil final Timnas Garuda Vs Thailand, juara piala ASEAN 2026 Pertandingan yang berlangsung di Stadion…

11 jam ago

Nyai Hj Machfudhoh Aly Ubaid Wafat, Muhammadiyah Berduka

Nyai Hj Machfudhoh Aly Ubaid wafat, Muhammadiyah berduka Duka menyelimuti keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU)…

11 jam ago

Jennifer Siap Manjakan Justin Jika Cetak Gol Lawan Thailand

Jennifer Coppen manjakan Justin cetak gol lawan Thailand Bukan perhiasan atau barang mewah yang disiapkan…

20 jam ago

Wasit Uzbekistan Pimpin Garuda Vs Thailand, FIFA ASEAN Cup 2026

Wasit Uzbekistan pimpin Garuda Vs Thailand, FIFA ASEAN Cup 2026 Pertandingan Timnas Indonesia melawan Thailand…

21 jam ago

This website uses cookies.