Nasional

Mendagri Tjahjo Minta Para Kepala Daerah Gebuk Ormas Anti-Pancasila

Mendagri Tjahjo Minta Para Kepala Daerah Gebuk Ormas Anti-Pancasila

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo meminta kepala daerah tidak perlu ragu untuk menggebuk dan membekukan Organisasi Masyarakat (Ormas) di daerah yang memiliki paham berseberangan dengan Pancasila. Karena, menurutnya pembekuan Ormas harus dilakukan dengan cepat oleh kepala daerah.

Kata dia, ada Ormas di daerah yang mengaku berpaham Pancasila tetapi kegiatannya cenderung berseberangan dengan Pancasila. Bahkan, ada yang ingin mengganti Pancasila.

“Soal bagaimana prosesnya, nanti. Setop dulu saja. Negara kan harus ada aturannya,” tutur Tjahjo di kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kemendagri, Kalibata, Jakarta (22/5).

Pernyataan Tjahjo soal pembubaran Ormas bukanlah kali pertama. Sebelumnya, saat berbicara di depan ratusan kepala daerah, Tjahjo juga pernah menyampaikan agar para bupati dan wali kota berani menggebuk ormas anti-Pancasila seperti yang dituturkan Jokowi.

Menurutnya, hanya itulah upaya paling konkret untuk menjaga keharmonisan yang telah tercipta di masyarakat.

“Gebuk dalam pengertian harus berani mengambil sikap kepada siapa kawan siapa lawan,” lanjut Tjahjo.

Tjahjo juga meminta kepada kepala daerah agar membuka mata terhadap kegiatan-kegiatan yang ada di kampus. Sebab, ada ormas radikal yang menginfiltrasi kampus untuk menggalang kekuatan.

“Aktualisasi kampus sudah dia kuasai. Mengakomodir pergerakan dengan rekrutmen terbuka dan tertutup sudah dia lakukan,” kata Tjahjo.

Tjahjo melanjutkan, rektor yang sengaja memberi kesempatan pada tumbuhnya paham radikal juga harus ditindak tegas, agar penyebaran paham radikal tidak menjalar.

Demi menangkal penyebaran paham radikal, Tjahjo juga meminta agar kepala daerah bekerjasama dengan TNI, Polri, dan elemen masyarakat.

“Sikat kalau perlu,” tutur mantan Sekjen PDI Perjuangan tersebut.

Pemerintah berencana membekukan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) karena dinilai bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945. Pemerintah masih menyusun gugatan ke pengadilan, agar proses pembubaran sesuai dengan aturan.

Belakangan ini juga ormas FPI mendapat penolakan dimana-mana, terakhir di Kalimantan Barat. Kenapa ditolak dimana-mana? karena FPI sering kedapatan berlaku anarki dan radikal , hal ini sangat bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila. terakhir pimpinannya Rizieq shihab tersangkut kasus penghinaan Pancasila dan Proklamator, mantan presiden Soekarno dan Rizieq dijadikan tersangka. berikut ini video rizieq yang menghina Pancasila:

Baca juga : Menguatnya Kelompok Radikal Keagamaan Jadi Penyebab Konflik Sosial

 

 

 

Sumber berita Mendagri Tjahjo Minta Para Kepala Daerah Gebuk Ormas Anti-Pancasila : cnnindonesia

Mister

Recent Posts

Rebecca Effort ke Belgia Demi Beri Kejutan Spesial Ultah Jennifer

Rebecca effort ke Belgia demi beri kejutan spesial ultah Jennifer Di tengah momen perayaan di…

15 jam ago

Eks Dirut KBS Resmi jadi Tersangka Kasus Korupsi Pakan Fiktif

Eks Dirut KBS resmi jadi tersangka kasus korupsi pakan fiktif Kejaksaan Tinggi (Kejari) Jawa Timur…

18 jam ago

Puan Ketuk Palu, RUU Surga Investasi PFII Resmi Sebagai UU

Puan ketuk palu, RUU Surga Investasi PFII resmi sebagai UU DPR RI telah resmi menyepakati…

20 jam ago

Gerindra Nilai Hotman Tak Etis Seret Prabowo ke Ranah Hukum

Gerindra nilai Hotman tak etis seret Prabowo ke ranah hukum Partai Gerindra menegaskan Presiden RI…

21 jam ago

Nanik S Mundur dari Kepala BGN, demi Pemulihan Kesehatannya

Nanik S mundur dari kepala BGN, demi pemulihan kesehatannya Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik…

2 hari ago

Yudi Purnomo Bongkar Kecurigaan soal Fasilitas Khusus Hotman

Yudi Purnomo bongkar kecurigaan soal fasilitas khusus Hotman Mantan penyidik KPK, Yudi Purnomo Harahap, meminta…

2 hari ago

This website uses cookies.