Mendekati Hari Raya Idul Fitri, Tanah Abang ramai dengan penjual beduk
Mendekati Hari Raya Idulfitri, pedagang beduk musiman mulai bermunculan di kawasan Tanah Abang.
Salah satu pedagang mengaku telah menekuni usaha ini selama bertahun-tahun dan mengandalkan momen Ramadhan sebagai puncak penjualan.
“Jualan beduk sudah lama, sudah bertahun-tahun,” kata abang penjual, Senin 16 Maret 2026.
Menurutnya, lonjakan pembeli biasanya terjadi dalam waktu yang singkat menjelang Lebaran.
“Sekarang paling dua hari sampai seminggu sebelum Lebaran,” katanya.
Namun, ia mengaku penjual tahun ini terasa menurun dibanding periode sebelumnya.
Beduk yang ditawarkan memiliki rentang harga yang cukup lebar, mulai dari Rp90.000 untuk ukuran kecil hinggsa sekitar Rp5.000.000 untuk ukuran besar berbahan kayu.
“Yang mahal biasanya dari kayu,” tambahnya.
Persiapan produksi dilakukan jauh hari sebelum Ramadhan.
Pedagang biasanya menyiapkan stok sejak awal tahun agar dapat langsung berjualan ketika permintaan meningkat.
Pembeli datang dari berbagai kalangan, mulai dari masyarakat umum hingga pengurus mushola dan masjid yang membeli dalam jumlah banyak. “Biasanya dari masjid,’ katanya.
Lanjut ia juga menambahkan, aktivitas jual beli tidak berhenti saat malam takbiran.
Bahkan pada hari pertama Lebaran, lapaknya masih buka karena banyak anak-anak yang membeli beduk untuk memeriahkan suasana.
‘Lebaran pertama masih jualan, soalnya banyak anak-anak,’ katanya.
Meskipun tren penjualan dinilai turun, pedagang beduk tetap berharap tradisi menabuh beduk saat Ramadhan dana Idulfitri terus bertahan.
Abu Vulkanik Krakatau capai Jakarta, GMPK DKI bagi masker Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang…
3 ASN Jayawijaya tewas korban tembakan KKB, berikut profilnya Tugas pelayanan kepada masyarakat di Papua…
BGN hapus 1.653 sekolah dari penerima makan bergizi gratis Sebagian sekolah tidak lagi tercatat sebagai…
Rekaman video call diduga penembak 3 ASN Jayawijaya viral Kasus penembakan tiga ASN Dinas Pertanian…
Mahasiswa UIN Jakarta desak dugaan korupsi diusut tuntas Dugaan korupsi yang dikaitkan dengan pengelolaan UIN…
Santriwati di Sleman diduga jadi korban kiai, kini hamil 8 bulan Kasus dugaan kekerasan seksual…
This website uses cookies.