Nasional

Mensesneg Prasetyo Hadi Umumkan Keseriusan Pemotongan Gaji DPR untuk Penghematan Nasional

Mensesneg Prasetyo Hadi umumkan keseriusan pemotongan gaji DPR untuk penghematan nasional

Pemerintah serius pemotongan gaji DPR hingga menteri sebagai langkah penghematan nasional.

Hal ini untuk eskalasi konflik di Timur Tengah antara Iran melawan Amerika Serika dan Israel yang mulai melonjak harga minyak mentah dunia.

Mensesneg Prasetyo Hadi mengonfirmasi bahwa kajian mendalam sedang difinalisasi.

Fokus penghematan tidak hanya pada gaji, tetapi juga pada pembatasan fasilitas dinas dan migrasi ke transportasi publik bagi unsur pemerintah.

“Sedang kita detailkan kajiannya. Banyak yang bisa dilakukan, misalnya bagaimana kita migrasi ke transportasi publik, mengurangi atau membatasi pemakaian kendaraan dinas pelat merah,” katanya, Selasa 17 Maret 2026.

Namun Golkar juga bersuara: Jangan cuma gaji, program juga harus dievakuasi.

Merespons wacana tersebut, Wakil Ketua Komisi II DPR dari Fraksi Golkar, Zulfikar Arse Sadikin, menyatakan dukungannya.

Namun, Arse mendorong langkah yang lebih ekstrem: rasionalisasi seluruh anggaran kementerian dan lembaga yang bersumber dari APBN.

“Sebenarnya yang lebih menarik dari, dalam keadaan seperti ini ya kita harus me-review semua.”

“Tidak hanya pejabat negara atau anggota DPR, tapi semua. Tidak hanya gajinya, program juga harus di-review,” tegas Arse.

Menurutnya, evaluasi total terhadap efektivitas penggunaan APBN sengat krusial agar keuangan negara tetap rasional di tengah ketidakpastian global yang mengakibatkan melonjaknya harga energi.

Eskalasi di Timur Tengah telah menyebabkan penutupan Selat Hormuz, jalur vital pengiriman minyak dunia.

Kondisi ini memaksa sejumlah negara tetangga, seperti Filipina, menerapkan kebijakan empat hari kerja demi menghemat BBM.

Presiden RI Prabowo Subianto sebelumnya telah menyinggung opsi serupa, termasuk pengurangan gaji anggota kebinet sebagai bentuk keprihatinan dan efisiensi birokrasi.

Baca juga: Kepala Badan Gizi Nasional umumkan 32.000 PPPK selesai diangkat dan digaji
Penguin

Recent Posts

Sarwendah Tak Akui Bertengkar Depan Anak, Ruben Buka CCTV

Sarwendah tak akui bertengkar depan anak, Ruben buka CCTV Sarwendah tak akui bertengkar depan anak…

10 jam ago

Rizky Billar Tegas Ogah Damai dengan Akun Penyebar Fitnah

Rizky Billar tegas ogah damai dengan akun penyebar fitnah Rizky Billar menunjukkan sikap tegas terhadap…

16 jam ago

Masalah Kasur jadi ramai, Sarwendah singgung Ruben Selingkuh

Masalah kasur jadi ramai, Sarwendah singgung Ruben selingkuh Sarwendah kembali menjadi perhatian setelah membahas cerita…

16 jam ago

Dulu Tangkap Pelaku Narkoba, Kini AKP Pardiman Kasus Narkoba

Dulu tangkap pelaku narkoba, kini AKP Pardiman kasus narkoba Seorang yang selama ini dikenal sebagai…

16 jam ago

Tak Datang Sidang, Doktif Ayam Sayur Kena Sindir Richard Lee

Tak datang sidang, Doktif ayam sayur kena sindir Richard Lee Richard Lee kembali angkat bicara…

20 jam ago

Satpam Bundaran HI Ungkap Alasan Tolak Ajakan Kerja dari KDM

Satpam bundaran HI ungkap alasan tolak ajakan kerja dari KDM Tawaran bekerja di lingkungan Gedung…

1 hari ago

This website uses cookies.