Nasional

Minta Gambaran Konsep Urban Renewal, Walkot Jakpus Malah Ditegur Gubernur

Minta Gambaran Konsep Urban Renewal, Walkot Jakpus Malah Ditegur Gubernur

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegur Wali Kota Jakarta Pusat Mangara Pardede dalam rapat pembahasan kebijakan umum anggaran dan prioritas plafon anggaran sementara (KUA PPAS) 2018.

Saat itu, Mangara mempertanyakan soal gambaran mengenai konsep urban renewal yang merupakan ide Anies Baswedan dalam menata kampung. “Gambarannya ini bagaimana Pak?” ujar Mangara di gedung Blok G Balai Kota DKI, Jumat malam, 3 November 2017.

Anies mengatakan konsep tersebut akan dijelaskan lebih lanjut dalam pertemuan berikutnya, karena akan memakan waktu bila dibahas dalam rapat. Kemudian, Anies pun melanjutkan ucapannya.

“Ya Bapak cari solusinya lah Pak. Karena itu Bapak jadi wali kota. Kalau enggak, kita diskusi akademik di ruangan ini. Tidak. Kita minta Bapak laksanakan itu,” kata Anies.

Peserta rapat yang terdiri atas pejabat satuan kerja perangkat daerah ikut tertawa mendengarnya. Anies kemudian meminta Mangara untuk memikirkan cara mewujudkan konsep urban renewal itu. Anies juga menganalogikannya dengan rakyat yang enggan memikirkan cara kerja karena merupakan tugas kepala daerah yang dipilihnya.

“Anies-Sandi, saya enggak peduli caranya gimana, ini yang kami minta. Urusannya gimana ya karena itu lah Anda kami pilih. Kan gitu Pak. Berarti saya sekarang bilang sama Bapak, ya karena itu Bapak jadi pejabat di ruangan ini,” ujarnya.

Anies menekankan kembali pada Mangara. “Ya Pak, pasti siap. Harus arif, bijaksana, dan tempo sesingkat-singkatnya.”

Anies, dalam rapat itu, menjelaskan soal peremajaan sebuah kota di kawasan kumuh. Konsep yang dimaksud Anies ialah seperti membangun kampung deret. Setiap warga yang dibuatkan rumah berlapis akan mendapatkan slot rumah yang minimal ukurannya sama seperti rumah sebelumnya.

Menurut dia, konsep urban renewal tidak merelokasi warga ke tempat yang jauh. Lokasinya tetap berada di tempat yang ditinggali, hanya bangunannya ditinggikan menjadi dua lantai. Sehingga, tanah yang tersisa bisa dimanfaatkan untuk area taman bermain. “Kalau diajak pindahnya ke Marunda, Rawa Bebek ya mohon maaf. Kita aja suruh tinggal di sana ampun-ampun pasti,” ucap Anies.

Kendala yang biasanya akan dihadapi, kata Anies, adalah soal kepemilikan tanah. Namun, dia optimistis hal itu bukan perkara sulit karena pemerintah tentu terbiasa melakukan pembebasan tanah untuk jalan tol atau pembangunan lainnya. Ia juga menegaskan bahwa konsep tersebut bukan sesuatu yang baru karena sudah diterapkan di beberapa negara.

 

 

Baca juga : Program Rumah Berlapis Ala Anies Ternyata Program Gubernur Lama

 

 

Sumber berita Minta Gambaran Konsep Urban Renewal, Walkot Jakpus Malah Ditegur Gubernur : Tempo.co

 

Mister

Recent Posts

Prabowo Apresiasi Timnas Indonesia Juara Piala ASEAN 2026

Prabowo apresiasi Timnas Indonesia juara piala ASEAN 2026 Kemenangan Timnas Indonesia di final FIFA ASEAN…

11 jam ago

Garuda Juara Piala ASEAN 2026, Erick Thohir sebut Rasa Bangga

Garuda juara piala ASEAN 2026, Erick Thohir sebut rasa bangga Kemenangan Timnas Indonesia atas Thailand…

11 jam ago

Hasil Final Timnas Garuda vs Thailand, Juara Piala ASEAN 2026

Hasil final Timnas Garuda Vs Thailand, juara piala ASEAN 2026 Pertandingan yang berlangsung di Stadion…

12 jam ago

Nyai Hj Machfudhoh Aly Ubaid Wafat, Muhammadiyah Berduka

Nyai Hj Machfudhoh Aly Ubaid wafat, Muhammadiyah berduka Duka menyelimuti keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU)…

12 jam ago

Jennifer Siap Manjakan Justin Jika Cetak Gol Lawan Thailand

Jennifer Coppen manjakan Justin cetak gol lawan Thailand Bukan perhiasan atau barang mewah yang disiapkan…

21 jam ago

Wasit Uzbekistan Pimpin Garuda Vs Thailand, FIFA ASEAN Cup 2026

Wasit Uzbekistan pimpin Garuda Vs Thailand, FIFA ASEAN Cup 2026 Pertandingan Timnas Indonesia melawan Thailand…

22 jam ago

This website uses cookies.