Moeldoko: kasus Kivlan Zen dan Soenarko Jangan di Politisasi
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko meminta publik agar tidak mempolitisasi kasus hukum mantan Danjen Kopassus Mayjen (Purn) Soenarko dan mantan Kepala Staf Kostrad Mayjen (Purn) Kivlan Zen. Dia mengatakan peristiwa tersebut adalah murni hukum bukan bentuk politisasi.
“Jangan ada upaya untuk menggiring opini tentang saat ini yang sedang berproses, bahwa proses hukum yang pernah dijalani oleh Pak Sunarto dan Pak Kivlan Zen jangan dipolitisasi ke ranah politik,” kata Moeldoko di Jakarta, Kamis (6/6/2019).
“Saya lihat di media massa saat ini ada upaya untuk memobilisasi opini seolah-olah ini bukan peristiwa hukum bukan peristiwa politik, atau bukan kejadian hukum, tetapi kejadia politik,” lanjut Moeldoko.
Sebab itu Moeldoko himbau agar publik bersabar. Dan menyerahkan semuanya kepada proses hukum. Dia juga berharap tidak terpengaruh terkait isu tersebut.
“Ini yang tidak boleh terjadi, saya harap semuanya untuk bersabar ikuti saja proses hukum, nanti akan menentukan seperti apa. Kalau ini dibiarkan nanti masyarakat jadi terpengaruh, jangan mempengaruhi polisi di dalam melakukan proses ini,” ungkap Moeldoko.
Simak videonya dibawah ini:
Baca juga: Sejumlah Purnawirawan TNI Bela Soenarko Terkait Jadi Tersangka Kasus Kepemilikan Senpi Ilegal
Sumber Berita Moeldoko: kasus Kivlan Zen dan Soenarko Jangan di Politisasi: Liputan6.com
Pendidikan digital diperkuat Prabowo, sekolah era modern Presiden Prabowo Subianto memperkuat langkah transformasi digital di…
Prabowo geram koruptor MBG, tegaskan hukuman harus tegas Presiden Prabowo Subianto melontarkan kritik keras terhadap…
MBG tetap lanjut, Prabowo minta ada perbaikan di setiap anak Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa…
Kepala BGN akan diselidiki penyebab keracunan MBG di Berastagi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono…
Komnas Perempuan minta visum gratis demi keadilan korban Ketua Komnas Perempuan Maria Ulfah Anshor menyoroti…
Pilih lewat jalur hukum, Ruben Onsu tak terima anak dihina Presenter Ruben Onsu akhirnya angkat…
This website uses cookies.