Oknum Polisi Ancam Bunuh Satu Keluarga, Warga Geruduk Polsek
Sejumlah warga di Medan, tak terkecuali Desrye Silaban, mendatangi kantor kepolisian untuk melaporkan seorang oknum polisi yang meresahkan.
Melalui akun Facebooknya, Desrye menceritakan bahwa oknum polisi tersebut telah mengancam keselamatan dirinya dan anggota keluarganya, Senin (15/1/2018).
Disebutkan, oknum tersebut mencoba membunuhnya menggunakan cangkul.
Pelaku juga melempar mercon ke dalam rumah hingga anak Desrye yang berusia 3 tahun merasa ketakutan.
Oknum polisi itu juga mengancam akan membunuh keluarganya satu per satu.
“Seorang oknum yg mencoba membunuh saya kemarin malam pakai cangkul. Seorang oknum yg sengaja melukai anak saya dengan memasukkan mercon kedalam rumahku sehingga reaksi anakku yg masih berusia 3 tahun gemetar ketakutan. Seorang oknum yg mengancam ingin membunuh keluargaku satu persatu. Seorang oknum yg mencoba menembak anak2 pakai senapan angin. Seorang oknum yg menghina memaki bahkan sllu membawak preman ketika hendak meneror kitaa,” tulisnya melalui Facebook.
Dari pengakuan yang ia tulis, oknum polisi menyebut warga di kampung merasa iri dengan istrinya yang cantik dan modis.
Warga yang mendatangi kantor polisi pun meminta agar oknum tersebut membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya lagi.
Baca juga : Oknum PNS di Instansi Catatan Sipil, Melayani Warga dengan Arogan
Sumber berita Oknum Polisi Ancam Bunuh Satu Keluarga, Warga Geruduk Polsek : tribun-video.com
Ceramah Habib Alwi Assegaf diprotes, inilah sindiran Sekjen MUI Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), Amirsyah…
700 BUMN Merugi di era Prabowo, Penutupan ditargetkan 2026 Presiden Prabowo Subianto berencana penutupan jumlah…
Andre Taulany dan Amanda Rigby romantis saat Liburan di Italia Andre Taulany kembali ramai setelah…
Dedi Mulyadi srukan Resolusi Jihad anggaran di Hari Santri 2026 Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi…
Puan minta balita jadi prioritas penanganan bencana Karhutla Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah…
Yusril sebut, korupsi bikin pejabat BUMN takut ambil risiko Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi…
This website uses cookies.