Panglima TNI: Kalau ada Ulama yang Ngomong Kasar itu Bukan Ulama
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dan guru besar Universitas Pertahanan Salim Said menghadiri kajian yang digelar Pusat Dakwah Muhammadiyah. Mereka akan menjadi pembicara dalam pengajian yang rutin digelar setiap bulan ini.
Diskusi ini digelar dengan mengangkat tema ‘Islam, TNI, dan Kedaulatan Bangsa’. Turut hadir dalam acara ini mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Hajriyanto Thohari.
Mantan Ketum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin mengatakan pengajian ini biasa mengangkat tema yang berhubungan dengan kondisi negara. Tema itu diangkat karena berdekatan dengan peringatan HUT TNI ke-72, yang jatuh pada Kamis (5/10) kemarin.
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo bicara tentang peran ulama dalam menyebarkan nilai dan ajaran Islam. Gatot menyoroti orang-orang yang mengklaim dirinya ulama tapi antiPancasila bahkan cenderung mengadu domba.
“Kalau ada ulama menjelekkan Pancasila, kalau masjid ngomong adu domba, itu bukan ulama. Enggak benar itu,” ucap Panglima TNI di gedung PP Muhammadiyah, Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (6/10).
Gatot meminta ulama memberikan ceramah yang mencerahkan. Jangan sampai ceramah yang seharusnya menjadi media dakwah, jutsru jadi ajang propaganda.
“Jadi kalau ada ulama yang ngomong kasar itu bukan ulama itu, jadi kalau kita datang ke suatu masjid kita dengarkan ceramah sejuk itu masjid bener. Kalau keluar masjid kita marah berarti ulamanya enggak bener,” tuturnya.
Gatot mengatakan, peran para kiai dalam berjuang merebut kemerdekaan hingga setelah Indonesia merdeka, begitu besar. Para kiai juga banyak membantu TNI.
“TNI dan Islam tidak pernah lepas. TNI lahir 5 Oktober, tiba-tiba sekutu menyerang. Pak Presiden ngomong tolong ke kiai, muncullah fatwa jihad. Mau pakai meriam apa emang gue pikirin, itulah kekuatan ini lah yg harus kita jaga,” kata Gatot.
Dia mengimbau agar masyarakat Indonesia tidak mudah terprovokasi. Sebab provokasi hanya bertujuan memecah belah.
“Negara kita sedang diintip, negara kita mau diacak-acak mau dirampok,” kata Gatot.
Baca juga : HABIB BAHAR KEMBALI PROVOKASI SOAL PKI SAMPAI SEBUT POLISI ANJING PKI)
Sumber berita Panglima TNI: Kalau ada Ulama yang Ngomong Kasar itu Bukan Ulama : kumparan, detik, sindo
Purbaya beri pesan penting buat Pemda sebelum kena Reshuffle Beberapa jam sebelum posisinya sebagai Menteri…
Profil Yudo Sadewa, Anak Purbaya viral usai ayahnya dipecat Nama Yudo Sadewa ikut ramai setelah…
Intip kekayaan Suahasil Nazara, Menkeu baru pengganti Purbaya Suahasil Nazara resmi dipercaya mengemban jabatan Menteri…
Reaksi anak Purbaya usai ayahnya dicopot, ini kata Yudo Sadewa Kabar pergantian Menteri Keuangan Purbaya…
Jadwa; Hyundai Hillstate & Megawati Hangsetri, KOVO Cup 2026 Megawati Hangestri bakal menjalani tantangan baru…
Betrand Peto angkat bicara soal pelecehan, Onyo jaga nama ortu Betrand Peto akhirnya memberikan pernyataan…
This website uses cookies.