Politik

PDIP Pecat Wali Kota Batu Terkait OTT: Saya Enggak Merasa Bersalah

PDIP Pecat Wali Kota Batu Terkait OTT: Saya Enggak Merasa Bersalah

Wali Kota Batu, Jawa Timur, Eddy Rumpoko, baru saja tiba di Gedung KPK, Minggu (17/9). KPK menangkap tangan Wali Kota asal PDIP itu di rumah dinasnya, Sabtu (16/), lantaran diduga menerima suap sebesar Rp 200 juta dari pihak swasta.

Suap itu diduga terkait pengadaan barang dan jasa di kantor Wali Kota Batu. Kantor Wali Kota Batu memang sedang menjalankan proyek pengadaan barang dan jasa, salah satunya pengadaan mebel dengan nilai proyek mencapai Rp 5 miliar.

Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko (Foto: ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, pihaknya akan langsung memberikan sanksi pemecatan jika Eddy benar ditetapkan sebagai tersangka.

“Akan langsung diberi sanksi pemecatan, kalau kena OTT langsung kita pecat. Memang sejak awal komitmen partai seperti itu,” ujar Hasto ketika dihubungi kumparan.

Menanggapi hal tersebut, Eddy berkukuh tidak tahu menahu tentang uang tersebut. Bahkan, Eddy yakin dirinya tidak bersalah.

“Saya enggak merasa bersalah,” ujarnya kepada wartawan sebelum diperiksa KPK.

“Saya enggak tahu. Saya dijebak atau enggak saya enggak tahu,” lanjutnya.

Edy adalah Wali Kota Batu dua periode yang diusung PDIP. Masa jabatannya akan habis pada bulan Desember 2017.

Pada periode berikutnya, jabatan Wali Kota Batu akan berpindah ke genggaman orang terdekat Eddy, yang tak lain adalah istrinya sendiri, Dewanti. Dewanti–yang juga diusung PDIP seperti sang suami–memenangkan Pilkada Kota Batu tahun ini.

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengatakan, Eddy diduga menerima suap sebesar Rp 300 juta. Uang yang dia terima sebesar Rp 200 juta, dan sisanya untuk Kepala Bagian Penegadaan dan Pelayanan Pemerintah Kota Batu Edi Setiawan.

“Siang tadi mulai sekitar jam 12.30 ada OTT kembali oleh KPK di wilayah Kota Batu, Jatim terkait dengan penerimaan suap / hadiah oleh Wali Kota Batu (Eddy Rumpoko) dan Kepala ULP Pemkot Batu dari rekanan (Philip) terkait pengadaan barang dan jasa pada Pemkot Batu,” ujar Alex saat dihubungi kumparan.

Saat OTT terjadi, Eddy turut diamankan bersama empat orang lainnya. Namun dari pantauan di lokasi, hanya tiga orang –termasuk Eddy– yang digelandang ke KPK. Dua orang tersebut, antara lain Edi dan pemilik Amarta Hills Hotel, Philip.

 

Sumber Berita PDIP Pecat Wali Kota Batu Terkait OTT: Saya Enggak Merasa Bersalah : Kumparan.com

Mister

Recent Posts

Eks Bupati Gowa Sitti Husniah Ditahan terkait Dugaan Korupsi

Eks Bupati Gowa Sitti Husniah ditahan terkait dugaan korupsi Mantan Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang,…

4 menit ago

Viral, Orang Tua Diduga Bersikap Kasar kepada Dua Balita di Lift

Viral, Orang Tua Diduga Bersikap Kasar kepada Dua Balita di Lift Video dari kamera pengawas…

12 jam ago

Tombol SOS Tak Sengaja Tertekan, Penumpang Langsung Panik

Tombol SOS tak sengaja tertekan, penumpang langsung panik Penumpang Commuter Line mendadak bunyi alarm setelah…

13 jam ago

Minta Uang Beli Narkoba, Pemuda ini Diduga Aniaya Ibu Kandung

Minta uang beli narkoba, pemuda ini diduga aniaya ibu kandung Laporan warga mengenai dugaan kekerasan…

22 jam ago

Kabar Duka, Mantan Panglima TNI Widodo Adi Sutjipto Meninggal

Kabar duka, mantan Panglima TNI Widodo Adi Sutjipto meninggal Kabar meninggalnya mantan Panglima Tentara Nasional…

22 jam ago

RI Bangga, Raharjati Nursamsa Raih Perak di Santiago 2026

RI Bangga, Raharjati Nursamsa raih perak di Santiago 2026 Atlet panjat tebing Indonesia, Raharjati Nursamsa,…

1 hari ago

This website uses cookies.