Nasional

Pelesetkan Nama Al Aidid, Guntur Romli Minta Jonru Ditahan

Pelesetkan Nama Al Aidid, Guntur Romli Minta Jonru Ditahan

Guntur Romli meminta polisi segera menahan Jonru Ginting sebagai pihak terlapor dalam kasus dugaan ujaran kebencian. Guntur mengatakan Jonru tidak jera setelah dilaporkan, bahkan kembali mengunggah status dengan memelesetkan nama Muannas Al Aidid.

“Saya sendiri juga meminta kepada Polri untuk menahan, menangkap Saudara Jonru Ginting, karena setelah dia dilaporkan, dia tidak berubah, bahkan dalam statusnya pada hari Senin jam 11.20 WIB, Jonru Ginting ini mempelesetkan nama Muannas Al Aidid menjadi ‘si Aidit’,” kata Guntur setelah menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Rabu (6/9/2017).

Setelah Jonru mengunggah statusnya tersebut, lalu muncul meme terkait Muannas Al Aidid yang mengaitkannya dengan pemimpin PKI Dipa Nusantara Aidit. Guntur menyebut ini fitnah yang kembali disebarkan oleh Jonru.

“Sehingga ada meme yang tersebar dikaitkan dengan keturunan Aidit pendiri PKI, itu kan fitnah lagi,” tuturnya.

Hal ini juga dianggap Guntur sebagai penghinaan terhadap keluarga Muannas karena nama Al Aidid adalah nama keturunan Rasulullah. Dia mengkhawatirkan adanya perpecahan lagi setelah status yang diunggah Jonru tersebut.

“Ini penghinaan keluarga, marga Al Aidid, yang merupakan keturunan Rasulullah. Ini kan masalah baru lagi. Nanti bakal ada perpecahan di masyarakat bahwa ini penghinaan kepada salah satu keluarga setelah ada sebelumnya dugaan ujaran kebencian, SARA, kemudian statusnya juga melakukan penghinaan terhadap nama Muannas Al Aidid. Dan kita tahu kalau ngomong ‘si Aidit’ itu pastilah dengan pendiri PKI, apalagi sudah adameme,” terang Guntur.

Atas hal itulah Guntur meminta polisi segera menindaklanjuti laporan kasus ini agar tidak terjadi tindakan yang serupa.

Sementara itu, dalam pemeriksaan kali ini, Muannas sebagai pihak pelapor mengajukan dua saksi, yaitu Guntur Romli dan Slamet Abidin. Keduanya diperiksa selama lima jam dan dicecar sekitar 20 pertanyaan.

Tanggapan Jonru

Melalui akun fanspage Facebook resminya, Jonru menanggapi pelaporan itu dengan mengatakan, belum mendapatkan kabar resmi dari pihak kepolisian terkait laporan tersebut. Justru dia mengetahui pelaporan itu dari media sosial.

“Soal info bahwa saya dilaporkan ke polisi, perlu saya sampaikan bahwa saya justru baru mendapat informasinya tadi malam di Facebook. Sampai saat ini belum ada panggilan resmi dari polisi,” tulis Jonru Ginting di akun Facebook-nya,

Jonru menegaskan, dia tidak akan berkomentar terkait pelaporan tersebut. Dia menyerahkan sepenuhnya pada pengacara.

“Alhamdulillah sejumlah pengacara papan atas Indonesia telah menyatakan bersedia mendampingi saya. Saya tak akan berkomentar apapun sehubungan dengan laporan tersebut. Insya Allah semuanya akan diwakili oleh pengacara saya,” kata dia.

 

Sumber Berita Pelesetkan Nama Al Aidid, Guntur Romli Minta Jonru Ditahan : Detik.com

Mister

Recent Posts

Prabowo Apresiasi Timnas Indonesia Juara Piala ASEAN 2026

Prabowo apresiasi Timnas Indonesia juara piala ASEAN 2026 Kemenangan Timnas Indonesia di final FIFA ASEAN…

9 jam ago

Garuda Juara Piala ASEAN 2026, Erick Thohir sebut Rasa Bangga

Garuda juara piala ASEAN 2026, Erick Thohir sebut rasa bangga Kemenangan Timnas Indonesia atas Thailand…

9 jam ago

Hasil Final Timnas Garuda vs Thailand, Juara Piala ASEAN 2026

Hasil final Timnas Garuda Vs Thailand, juara piala ASEAN 2026 Pertandingan yang berlangsung di Stadion…

10 jam ago

Nyai Hj Machfudhoh Aly Ubaid Wafat, Muhammadiyah Berduka

Nyai Hj Machfudhoh Aly Ubaid wafat, Muhammadiyah berduka Duka menyelimuti keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU)…

10 jam ago

Jennifer Siap Manjakan Justin Jika Cetak Gol Lawan Thailand

Jennifer Coppen manjakan Justin cetak gol lawan Thailand Bukan perhiasan atau barang mewah yang disiapkan…

19 jam ago

Wasit Uzbekistan Pimpin Garuda Vs Thailand, FIFA ASEAN Cup 2026

Wasit Uzbekistan pimpin Garuda Vs Thailand, FIFA ASEAN Cup 2026 Pertandingan Timnas Indonesia melawan Thailand…

20 jam ago

This website uses cookies.