Pembunuh Andriana Belum Tertangkap, Polisi akan Sebar Sketsa Pelaku
Kasus pembunuhan Andriana Yubelia Noven Cahya (18), siswa SMK Baranangsiang, Bogor, belum juga terungkap. Meski, polisi telah memeriksa sejumlah saksi mulai dari teman, keluarga, hingga mantan pacar korban berinisial S.
Rekaman CCTV di dekat lokasi pembunuhan menjadi petunjuk utama kepolisian. Dalam rekaman tersebut terdapat seorang laki-laki diduga pelaku penusukan. Dari rekaman itu, Polres Bogor Kota berencana membuat dan menyebar sketsa wajah pelaku.
“Ya rencananya hari Senin (14/1) kalau tidak ada perubahan (menyebar sketsa wajah pelaku),” kata Kabag Humas Polres Bogor Kota AKP Yuni kepada wartawan, Minggu (13/1).
Total delapan saksi telah diperiksa dan dimintai keterangan oleh polisi untuk mengungkap pelaku penusukan siswi SMK tersebut. Salah satunya adalah S yang sempat diduga pelaku, namun dibantah polisi.
“(S) Betul sudah diamankan tapi itu bukan pelakunya. Sedang dilakukan pendalaman. Makanya belum saya katakan. Kita belum bisa katakan itu pelaku tapi saya katakan itu kemungkinan bukan pelakunya,” kata Kapolresta Bogor, Kombes Hendri Fiuser di Balaikota Bogor, Kamis (10/1).
Penusukan Andriana oleh orang tak dikenal itu terjadi di Jalan Riau, Bogor, tak jauh dari Terminal Baranangsiang, Selasa (8/1). Pelaku menusukkan pisau tepat di dada kiri Andriana, yang membuatnya mengeluarkan banyak darah. Kasus ini pun menyita perhatian luas.
Baca juga : Pria Inisial S yang Diamankan Polisi Bukan Pelaku Penusukan Andriana
Sumber berita Pembunuh Andriana Belum Tertangkap, Polisi akan Sebar Sketsa Pelaku : kumparan
Ceramah Habib Alwi Assegaf diprotes, inilah sindiran Sekjen MUI Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), Amirsyah…
700 BUMN Merugi di era Prabowo, Penutupan ditargetkan 2026 Presiden Prabowo Subianto berencana penutupan jumlah…
Andre Taulany dan Amanda Rigby romantis saat Liburan di Italia Andre Taulany kembali ramai setelah…
Dedi Mulyadi srukan Resolusi Jihad anggaran di Hari Santri 2026 Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi…
Puan minta balita jadi prioritas penanganan bencana Karhutla Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah…
Yusril sebut, korupsi bikin pejabat BUMN takut ambil risiko Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi…
This website uses cookies.