Penganiaya KH Umar Basri Bernama Asep Diduga Jiwanya Tidak Waras
Polisi berhasil menangkap Asep, penganiaya pimpinan Pondok Pesantren Al-Hidayah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kiai Umar Basri, Sabtu (27/1). Asep ditangkap di Musala Al-Mufathalah Cicalengka, yang berjarak dua kilometer dari Pondok Pesantren Al-Hidayah.
Saat itu, usai menunaikan Salat Subuh berjemaah, Umar tengah melakukan wirid. Seketika dia mendapat pukulan dan cacian dari Asep. Untuk saat ini, polisi menduga pria berusia 50 tahun itu memiliki gangguan kejiwaan.
“Berdasarkan pemeriksaan terhadap terduga atas nama Asep diketahui bahwa telapak tangan kanan yang bersangkutan terdapat memar dan luka lecet, setelah ditanyakan lebih lanjut AS mengatakan bahwa dirinya telah memukul seseorang pria yang sudah tua (terduga atas nama Asep diperkirakan memiliki gangguan kejiwaan),” tulis Sekjen PBNU Ahmad Helmy Faishal Zaini, yang mengutip keterangan polisi di akun instagram @ahmadhelmyfaishalzaini, Senin (29/1).
Penangkapan Asep dilakukan setelah mendengarkan keterangan enam orang saksi. Seorang saksi mata bernama Toha, yang turut mengikuti salat berjemaah bersama Umar, saat itu mengingat ciri-ciri fisik Asep.
“Penyidik telah memeriksa enam orang saksi lain yang melihat orang yang mencurigakan ikut salat di masjid, di mana orang tersebut menendang alas berdiri untuk azan dan mengeluarkan kata-kata yang tidak jelas, kata yang jelas terdengar hanya “pingerakeun” (memalukan) dan kemudian orang tersebut duduk di dekat tiang tengah,” tulisnya.
Penyidik telah melakukan gelar perkara di lokasi kejadian dan menetapkan Asep sebagai tersangka. Sementara Umar telah dilarikan ke RS Islam Bandung. Dia mendapat luka cukup parah di bagian pelipisnya.
Baca juga : Ternyata Pelaku Penganiaya KH Umar Basri Pria Berusia 50 Tahun
Sumber berita Penganiaya KH Umar Basri Bernama Asep Diduga Jiwanya Tidak Waras : kumparan.com
Rebecca effort ke Belgia demi beri kejutan spesial ultah Jennifer Di tengah momen perayaan di…
Eks Dirut KBS resmi jadi tersangka kasus korupsi pakan fiktif Kejaksaan Tinggi (Kejari) Jawa Timur…
Puan ketuk palu, RUU Surga Investasi PFII resmi sebagai UU DPR RI telah resmi menyepakati…
Gerindra nilai Hotman tak etis seret Prabowo ke ranah hukum Partai Gerindra menegaskan Presiden RI…
Nanik S mundur dari kepala BGN, demi pemulihan kesehatannya Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik…
Yudi Purnomo bongkar kecurigaan soal fasilitas khusus Hotman Mantan penyidik KPK, Yudi Purnomo Harahap, meminta…
This website uses cookies.