Nasional

Penggeledahan Kembali Dilakukan KPK di Rumah Yayat Sudrajat

Penggeledahan kembali dilakukan KPK di rumah Yayat Sudrajat

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali bergerak dalam pengembangan perkara dugaan suap proyek di Kabupaten Bekasi.

Kali ini, penyidik mendatangi rumah anggota Polri Yayat Sudrajat yang berada di Kota Depok, Jawa Barat.

Penggeledahan tersebut berlangsung pada Senin, 21 September 2026. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan langkah penyidik tersebut dan menyebut rumah Yayat kembali menjadi bagian dari lokasi yang diperiksa dalam perkara yang turut menyeret Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang.

Menurut Budi, penyidik masih melakukan pendalaman terhadap sejumlah hal yang berkaitan dengan perkara tersebut.

KPK belum menyampaikan secara terperinci barang bukti yang berhasil ditemukan atau diamankan dari penggeledahan terbaru di Depok.

Selain mendalami perkara, penyidik juga tengah menelusuri sejumlah aset yang dikaitkan dengan Yayat.

KPK menyebut anggota Polri tersebut memiliki belasan aset yang tersebar di berbagai wilayah, termasuk Jakarta, Bekasi, Cibubur, Depok, Bogor, Sukabumi, dan Karawang.

Penggeledahan kali ini bukan yang pertama dilakukan terhadap kediaman Yayat.

Sebelumnya, penyidik juga telah mendatangi rumahnya di kawasan Cibubur dan menemukan sejumlah barang bukti elektronik serta dokumen yang diduga berhubungan dengan perkara yang sedang diselidiki.

Dalam proses penyidikan, nama Yayat turut muncul setelah KPK mendalami dugaan penerimaan uang dari Sarjan.

Sarjan merupakan pihak swasta yang diduga terlibat dalam sejumlah proyek di Kabupaten Bekasi.

Yayat sendiri telah menjalani pemeriksaan oleh penyidik KPK. Namun, hingga kini belum ada penetapan tersangka baru dalam pengembangan perkara tersebut karena penyidikan masih menggunakan surat perintah penyidikan umum yang diterbitkan pada Agustus 2026.

Kasus ini berawal dari operasi tangkap tangan KPK pada 18 Desember 2025.

Dalam perkara tersebut, Ade Kuswara Kunang dan HM Kunang ditetapkan sebagai tersangka penerima suap, sedangkan Sarjan menjadi tersangka pemberi suap.

Baca juga: Prabowo ingin sekolah dan Universitas Gratis, ini kata Abdul Mu’ti
Penguin

Recent Posts

Malaysia Hubungi Prabowo Soal Karhutla, Ini Kata Menko Polkam

Malaysia hubungi Prabowo soal Karhutla, ini kata Menko Polkam Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan…

1 jam ago

Cristiano Ronaldo terancam Skorsing usai Keluar Timnas Portugal

Cristiano Ronaldo terancam skorsing usai keluar timnas Portugal Cristiano Ronaldo terancam menghadapi hukuman disiplin setelah…

2 jam ago

Anak Panti Asuhan Tetap akan Dapat MBG, Ini Kata Kepala BGN

Anak panti asuhan tetap akan dapat MBG, ini kata Kepala BGN Kepala Badan Gizi Nasional…

11 jam ago

Yosika Ayumi Bongkar Kehidupan di Rumah Soimah usai Menikah

Yosika Ayumi bongkar kehidupan di rumah Soimah usai menikah Selebgram Yosika Ayumi membagikan cerita tentang…

11 jam ago

Asap Karhutla Meluas ke Malaysia, Anwar Ibrahim kontak Prabowo

Asap Karhutla meluas ke Malaysia, Anwar Ibrahim kontak Prabowo Kabut asap akibat kebakaran hutan dan…

12 jam ago

Nama Betrand Peto Viral Usai Video Dugem Viral, Ini Katanya

Nama Betrand Peto viral usia video dugem viral, ini katanya Beredarnya video lama yang menyeret…

1 hari ago

This website uses cookies.