Nasional

Penodong Ibu dan Balita di Angkot Dibekuk oleh Aksi Heroik Aiptu Sunaryanto

Penodong Ibu dan Balita di Angkot Dibekuk oleh Aksi Heroik Aiptu Sunaryanto

Hermawan (28) menodong seorang ibu yang sedang membawa balitanya di dalam angkutan kota KWK jurusan Rawamangun-Pulogadung saat melintas di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Minggu (9/4/2017) pukul 19.00 WIB.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Sapta Maulana mengatakan, peristiwa bermula saat Hermawan naik angkot di depan Kantor Perumnas III.

Saat di dalam angkot, Hermawan tiba-tiba menodong senjata tajam kepada penumpang di dalam angkot untuk meminta ponsel, kalung dan gelang.

Sontak para penumpang berteriak minta tolong. Pada saat bersamaan Anggota Satlantas Jakarta Timur, AIPTU Sunaryanto melintas untuk berangkat dinas. Dia pun melihat Hermawan tengah mengalungkan pisau ke leher Risma yang tengah menggendong bayinya.

“Saksi (Aiptu Sunaryanto) berusaha untuk melakukan negosiasi sekitar setengah jam agar pelaku mengurungkan niatnya, namun tidak dihindarkan,” kata Sapta saat dihubungi Kompas.com di Jakarta, Minggu.

Hermawan, lanjut Sapta, malah meminta Sunaryanto diam dan tak ikut campur. Setelah melihat Hermawan lengah, Sunaryanto pun beraksi. Dia menembak lengan kanan Hermawan lalu langsung membekuknya.

Sementara itu, Kapolsek Duren Sawit Kompol Yudho Huntoro, mengatakan, Hermawan langsung dibawa ke RS Polri Kramat Jati. Korban juga langsung mendapatkan perawatan.

“Para saksi saat ini dimintai keterangan di SPKT Polsek Duren Sawit,” ujar Yudho.

 

 

Sumber berita Penodong Ibu dan Balita di Angkot Dibekuk oleh Aksi Heroik Aiptu Sunaryanto  : kompas.com

Mister

Recent Posts

Abu Vulkanik Krakatau Capai Jakarta, GMPK DKI Bagi Masker

Abu Vulkanik Krakatau capai Jakarta, GMPK DKI bagi masker Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang…

7 jam ago

3 ASN Jayawijaya Tewas Korban Tembakan KKB, Berikut Profilnya

3 ASN Jayawijaya tewas korban tembakan KKB, berikut profilnya Tugas pelayanan kepada masyarakat di Papua…

17 jam ago

BGN Hapus 1.653 Sekolah dari Penerima Makan Bergizi Gratis

BGN hapus 1.653 sekolah dari penerima makan bergizi gratis Sebagian sekolah tidak lagi tercatat sebagai…

18 jam ago

Rekaman Video Call Diduga Penembak 3 ASN Jayawijaya Viral

Rekaman video call diduga penembak 3 ASN Jayawijaya viral Kasus penembakan tiga ASN Dinas Pertanian…

19 jam ago

Mahasiswa UIN Jakarta Desak Dugaan Korupsi Diusut Tuntas

Mahasiswa UIN Jakarta desak dugaan korupsi diusut tuntas Dugaan korupsi yang dikaitkan dengan pengelolaan UIN…

1 hari ago

Santriwati di Sleman Diduga Jadi Korban Kiai, Kini Hamil 8 Bulan

Santriwati di Sleman diduga jadi korban kiai, kini hamil 8 bulan Kasus dugaan kekerasan seksual…

1 hari ago

This website uses cookies.