Perkara Ujaran Kebencian Ahmad Dhani Kembali Dilimpahkan ke Jaksa
Proses hukum kasus ujaran kebencian yang dilakukan musisi Ahmad Dhani Prasetyo terus berjalan. Polisi kembali melimpahkan berkas perkara Dhani ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan setelah sebelumnya sempat dikembalikan.
“Sudah kemarin tanggal 30 Januari kita limpahkan ke Kejaksaan Jakarta Selatan,” kata Kapolres Jakarta Selatan Kombes Mardiaz Kusin ketika dikonfirmasi kumparan.com, Kamis (1/2).
Pada Rabu (17/1), Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan mengembalikan berkas perkara Dhani ke kepolisian setelah dinyatakan belum layak untuk disidangkan. Sebab dalam pelimpahan kemarin, jaksa menilai ada beberapa berkas yang dinyatakan kurang.
“Itu hanya masalah teknis saja, tapi yang terpenting kita sudah lengkapi dan sudah kita limpahkan kembali ke Kejaksaan,” jelas Mardiaz.
Dhani dilaporkan oleh seorang pendukung Basuki Tjahaja Purnama, Jack Lapian. Jack melaporkan kicauan Ahmad Dhani yang dianggap menyebarkan ujaran kebencian lewat akun Twitter miliknya @ahmaddhaniprast pada 6 Maret 2017.
“Siapa saja yang mendukung penista agama adalah bajingan yang perlu diludahi mukanya-ADP,” tulis Dhani.
Polisi juga telah memeriksa Dhani dan melakukan gelar perkara pada (23/11) lalu. Dari hasil gelar perkara tersebut, polisi menetapkan Ahmad Dhani sebagai tersangka kasus pidana ujaran kebencian.
Baca juga : Ahmad Dhani Ajukan 3 Ahli Meringankan Soal Kasus Ujaran Kebencian
Sumber berita Perkara Ujaran Kebencian Ahmad Dhani Kembali Dilimpahkan ke Jaksa : kumparan.com
Ceramah Habib Alwi Assegaf diprotes, inilah sindiran Sekjen MUI Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), Amirsyah…
700 BUMN Merugi di era Prabowo, Penutupan ditargetkan 2026 Presiden Prabowo Subianto berencana penutupan jumlah…
Andre Taulany dan Amanda Rigby romantis saat Liburan di Italia Andre Taulany kembali ramai setelah…
Dedi Mulyadi srukan Resolusi Jihad anggaran di Hari Santri 2026 Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi…
Puan minta balita jadi prioritas penanganan bencana Karhutla Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah…
Yusril sebut, korupsi bikin pejabat BUMN takut ambil risiko Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi…
This website uses cookies.