Polda Jabar Tangkap Ustaz Rahmat Baequni Terkait Sebar Hoaks Petugas KPPS Diracun
Ustaz Rahmat Baequni ditangkap jajaran Polda Jawa Barat. Ia ditangkap karena diduga menyebar hoaks petugas KPPS diracun.
“Iya (ditangkap). Nanti habis (salat) Jumat lengkapnya, ya,” kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko, kepada kumparan, Jumat (21/6).
Menurut informasi yang dihimpun kumparan, Rahmat Baequni kini sudah ada di Polda Jabar. Ia ditangkap pada Kamis (20/6) pukul 23.00 WIB.
Seperti diketahui, Rahmat yang viral karena perdebatan soal iluminati di Masjid Al Safar ini menyebut KPPS meninggal diracun dalam sebuah video ceramahnya. Rahmat pun meminta maaf atas pernyataannya yang sempat viral di media sosial.
“Saya Rahmat Baequni, yang selama ini menjadi viral bahwa saya dituduh menyebarkan berita hoaks tentang anggota KPPS yang saya mengatakan mereka mati diracun,” kata dia ketika dihubungi, Kamis (20/6) malam.
“Sekali lagi demi Allah saya bersumpah atas nama Allah bahwa saya tidak bermaksud menyebarkan hoaks itu,” tambah dia.
Rahmat menjelaskan pernyataannya soal petugas KPPS diracun hanya mengutip konten di Instagram yang diutarakan oleh beberapa orang dan pernyataan-pernyataan yang sempat pula menjadi pembahasan di media nasional.
Simak videonya dibawah ini:
Baca juga: Bilang Terorisme Diciptakan Tim Densus 88, Warganet Ramai Tagar #TangkapRahmatBaequni
Sumber Berita Polda Jabar Tangkap Ustaz Rahmat Baequni Terkait Sebar Hoaks Petugas KPPS Diracun: Kumparan.com
Abu Vulkanik Krakatau capai Jakarta, GMPK DKI bagi masker Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang…
3 ASN Jayawijaya tewas korban tembakan KKB, berikut profilnya Tugas pelayanan kepada masyarakat di Papua…
BGN hapus 1.653 sekolah dari penerima makan bergizi gratis Sebagian sekolah tidak lagi tercatat sebagai…
Rekaman video call diduga penembak 3 ASN Jayawijaya viral Kasus penembakan tiga ASN Dinas Pertanian…
Mahasiswa UIN Jakarta desak dugaan korupsi diusut tuntas Dugaan korupsi yang dikaitkan dengan pengelolaan UIN…
Santriwati di Sleman diduga jadi korban kiai, kini hamil 8 bulan Kasus dugaan kekerasan seksual…
This website uses cookies.