Polisi Sebut Amien Rais yang Pertama Kali Ngajak People Power
Polda Metro Jaya memanggil politisi PAN, Amien Rais untuk diperiksa terkait kasus dugaan makar tersangka Eggi Sudjana. Polisi akan menggali keterangan Amien berkaitan dengan seruan ‘people power’.
“(Amien Rais) mengucapkan pertama kali ngajak people power,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada detikcom, Minggu (19/5/2019).
Argo menyampaikan, Amien Rais juga menyerukan people power bersama dengan Eggi Sudjana. Hal itu disampaikan saat demo di depan KPU beberapa waktu lalu.
“Kan Pak Amien orasi di depan KPU dengan Eggi,” imbuh Argo.
Penyidik Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengagendakan pemeriksaan terhadap Amien Rais pada Senin (20/5) pukul 10.00 WIB. Amien akan dimintai keterangan terkait kasus dugaan makar yang menjerat Eggi Sudjana.
Amien Rais juga dilaporkan oleh politisi PDI Perjuangan Dewi Tanjung ke Polda Metro Jaya terkait dugaan makar. Dewi melaporkan Amien atas seruan ‘people power’.
Terkait laporan tersebut, Argo mengatakan bahwa pemeriksaan Amien adlaah berkaitan dengan kasus Eggi sebagai tersangka makar. Sementara terkait laporan Dewi, pemanggilan terhadap Amien Rais dijadwalkan di lain waktu.
“Beda itu, itu nanti,” tutur Argo.
Amien Rais: Dulu Kita Bisa Reformasi karena People Power!
Baca juga: Istilah ‘People Power’: Amien Rais yang Memulai, Amien Rais yang Mengakhiri
Sumber Berita Polisi Sebut Amien Rais yang Pertama Kali Ngajak People Power: Detik.com
Rebecca effort ke Belgia demi beri kejutan spesial ultah Jennifer Di tengah momen perayaan di…
Eks Dirut KBS resmi jadi tersangka kasus korupsi pakan fiktif Kejaksaan Tinggi (Kejari) Jawa Timur…
Puan ketuk palu, RUU Surga Investasi PFII resmi sebagai UU DPR RI telah resmi menyepakati…
Gerindra nilai Hotman tak etis seret Prabowo ke ranah hukum Partai Gerindra menegaskan Presiden RI…
Nanik S mundur dari kepala BGN, demi pemulihan kesehatannya Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik…
Yudi Purnomo bongkar kecurigaan soal fasilitas khusus Hotman Mantan penyidik KPK, Yudi Purnomo Harahap, meminta…
This website uses cookies.