Nasional

Polisi Sumut Tangkap Pemilik Percetakan Buku Berkonten ISIS

Polisi Sumut Tangkap Pemilik Percetakan Buku Berkonten ISIS

Pemilik sebuah percetakan berinisial SY ditangkap polisi di Medan karena mencetak buku yang memuat konten Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).

Penangkapan itu berkaitan dengan penyerangan pos jaga Markas Polda Sumatera Utara, Minggu (26/6) dini hari. Penangkapan berawal dari penemuan buku berkonten ISIS di rumah tersangka penyerangan, Syawaludin Pakpahan alias SP di Jalan Pelajar Ujung, Medan.

“Diamankan pemilik percetakan SY dan karyawan percetakan,” kata Analis Kebijakan Madya Biro Penmas Divisi Humas Polri Komisaris Besar Sulistyo Pudjo di Mabes Polri, Jakarta, Senin (26/6).

 

Pascapenyerangan Mapolda Sumut, Polisi Temukan Buku Berlogo ISIS

Pudjo mengatakan, polisi masih memeriksa SY bersama saksi-saksi lainnya.

“Nanti kami lihat, setelah diperiksa lengkap dari saksi yang diperiksa. Apakah mereka itu turut membantu atau turut serta melakukan, nanti posisinya dilaporkan,” ujar Pudjo.

Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Utara Komisaris Besar Rina Sari Ginting menjelaskan, buku yang disita dari rumah SP merupakan cetakan khusus. Bentuknya berupa buku tulis, jumlahnya mencapai ratusan.

“Jadi buku tulis ini memang dicetak khusus. Nah, di bagian dalam kertas tempat tulisan buku tulis untuk anak-anak itu banyak kalimat-kalimat yang berkaitan dengan ISIS,” kata Rina kepada wartawan

Pascapenyerangan Mapolda Sumut, Polisi Temukan Buku Berlogo ISIS

Rina menyebutkan, sang pemilik percetakaan saat ini sudah diamankan dan sedang dilakukan pemeriksaan mendalam di Polda Sumatera Utara.

Sementara itu, Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Komisaris Besar Martinus Sitompul menambahkan, jumlah buku tulis yang disita sebagai barang bukti berjumlah 155. Selain itu Kepolisian juga menyita buku lainnya.

“Buku tulis sebanyak 155 buah buku. Buku-buku agama Islam sebanyak 26 buah. Buku Tabanas Bank Mandiri 2 buah dengan slip-slip permohonan pinjam uang,” kata Martinus dalam keterangan tertulisnya hari ini.

Selain itu barang bukti yang disita lainnya berupa empat buah seng master plang percetakan, komputer dua buah.

Hingga kini, Polda Sumatera Utara telah menetapkan tiga orang tersangka yaitu Ardial Ramadhana alias AR (34) yang tewas dalam penyerangan, Syawaludin Pakpahan alias SP (43) dan Boboy alias BB (17).

Ketiganya akan dijerat dengan Pasal 6 dan 7 Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No 1 Tahun 2002 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme dan atau Pasal 340 KUHP Pidana.

 

Sumber Berita Polisi Sumut Tangkap Pemilik Percetakan Buku Berkonten ISIS : Cnnindonesia.com

Mister

Recent Posts

Purbaya beri Pesan penting buat Pemda Sebelum kena Reshuffle

Purbaya beri pesan penting buat Pemda sebelum kena Reshuffle Beberapa jam sebelum posisinya sebagai Menteri…

15 jam ago

Profil Yudo Sadewa, anak Purbaya Viral usai Ayahnya Dipecat

Profil Yudo Sadewa, Anak Purbaya viral usai ayahnya dipecat Nama Yudo Sadewa ikut ramai setelah…

15 jam ago

Intip Kekayaan Suahasil Nazara, Menkeu baru pengganti Purbaya

Intip kekayaan Suahasil Nazara, Menkeu baru pengganti Purbaya Suahasil Nazara resmi dipercaya mengemban jabatan Menteri…

1 hari ago

Reaksi Anak Purbaya usai Ayahnya Dicopot, Ini kata Yudo Sadewa

Reaksi anak Purbaya usai ayahnya dicopot, ini kata Yudo Sadewa Kabar pergantian Menteri Keuangan Purbaya…

1 hari ago

Jadwal Hyundai Hillstate & Megawati Hangestri, KOVO Cup 2026

Jadwa; Hyundai Hillstate & Megawati Hangsetri, KOVO Cup 2026 Megawati Hangestri bakal menjalani tantangan baru…

2 hari ago

Betrand Peto angkat Bicara soal Pelecehan, Onyo jaga nama Ortu

Betrand Peto angkat bicara soal pelecehan, Onyo jaga nama ortu Betrand Peto akhirnya memberikan pernyataan…

2 hari ago

This website uses cookies.