Prabowo geram koruptor MBG, tegaskan hukuman harus tegas
Presiden Prabowo Subianto melontarkan kritik keras terhadap pihak yang melakukan penyalahgunaan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ia menilai tindakan korupsi terhadap program yang diperuntukkan bagi kebutuhan gizi anak-anak merupakan perbuatan yang sangat tercela.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan pidato kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPD RI serta DPR RI Tahun 2026 di Gedung MPR/DPR RI, Senayan, Jakarta.
Menurut Prabowo, orang yang mengambil keuntungan dari anggaran MBG telah mengkhianati kepercayaan masyarakat.
Ia bahkan menyebut pelaku korupsi dalam program tersebut tidak memiliki nilai kemanusiaan dan tidak layak mendapatkan penghormatan.
“Saya menilai mereka yang mau korupsi dari makan untuk anak-anak ini, ini adalah orang-orang biadab,” ungkap Prabowo.
Prabowo menegaskan bahwa program MBG akan tetap diteruskan dengan berbagai evaluasi dan penyempurnaan.
Pemerintah akan melakukan perbaikan agar pelaksanaan program berjalan lebih efektif serta manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat luas.
Presiden mengatakan pemenuhan gizi menjadi bagian penting dalam membangun kualitas generasi Indonesia.
Ia menilai anak-anak tidak akan mampu belajar dengan maksimal apabila kebutuhan dasar berupa makanan bergizi belum terpenuhi.
Prabowo juga menyoroti masih adanya persoalan kekurangan gizi di sejumlah daerah.
Menurutnya, masalah tersebut dapat menghambat perkembangan anak, mulai dari pertumbuhan fisik hingga kemampuan berpikir.
Abu Vulkanik Krakatau capai Jakarta, GMPK DKI bagi masker Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang…
3 ASN Jayawijaya tewas korban tembakan KKB, berikut profilnya Tugas pelayanan kepada masyarakat di Papua…
BGN hapus 1.653 sekolah dari penerima makan bergizi gratis Sebagian sekolah tidak lagi tercatat sebagai…
Rekaman video call diduga penembak 3 ASN Jayawijaya viral Kasus penembakan tiga ASN Dinas Pertanian…
Mahasiswa UIN Jakarta desak dugaan korupsi diusut tuntas Dugaan korupsi yang dikaitkan dengan pengelolaan UIN…
Santriwati di Sleman diduga jadi korban kiai, kini hamil 8 bulan Kasus dugaan kekerasan seksual…
This website uses cookies.