PT Pertamina Patra Niaga Bangun Fasilitas Tangki BBM 153.000 KL di Palaran dan NTT
Direktur Infrastruktur Project dan Aset Integritas PNN Setyo Pitoyo menjelaskan, pembangunan tangki BBM di Maumere ditunjukan untuk memperkuat cadangan operasional sekaligus menjadikannya sebagai pusat distribusi energi di wilayah Nusa Tenggara Timur.
Sementara itu, fasilitas di Biak dibangun untuk meningkatkan pasokan BBM agar kebutuhan energi di kawasan tersebut dapat terpenuhi secara optimal.
“Kemudian yang di Biak tentu harapannya dengan melakukan upgrade itu nanti bisa kita mendatangkan minyak yang lebih banyak di situ sehingga bisa kawasan lokal di Biak itu bisa kita penuhi,” kata Setyo, Rabu 29 April 2026.
Adapun pembangunan di Palaran dilakukan sebagai relokasi dari terminal BBM di Samarinda yang saat ini berada di tengah kota, sehingga dipindahkan ke lokasi yang lebih strategis.
Proyek pembangunan tangki BBM ini merupakan bagian dari 13 proyek hilirisasi tahap kedua yang ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Presiden Prabowo Subianto pada 29 April 2026, dengan total nilai investasi mencapai Rp116 triliun.
Tak hanya pembangunan storage BMM, Pertamina juga menggarap proyek kilang bensin di Cilacap (Jawa Tengah) dan Dumai (Riau) dengan kapasitas masing-masing 62.000 barel per hari (bph), yang ditargetkan mampu menekan impor bahan bensin hingga 2 juta kilometer.
Ruben tak terima dituduh idap HIV dan terlilit pinjol Ruben Onsu akhirnya memberikan tanggapan mengenai…
USU tindak Mahasiswa FEB yang terlibat pelecehan 66 orang Kasus dugaan pelecehan yang melibatkan mahasiswa…
Kasus siswi Bali, pemerintah minta sekolah wajib pasang CCTV Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak…
Fakta di balik terkait nama Nabila Gardena dalam kasus timah Nama selebgram sekaligus entrepreneur Nabila…
Usulan Fahri Hamzah bentuk peradilan etika untuk pejabat korup Wakil Ketua Umum Partai Golkar Fahri…
Kasus dugaan penipuan, Vicky Prasetyo segera jalani pemeriksa Kasus dugaan penipuan yang melibatkan nama Vicky…
This website uses cookies.