Nasional

Punya Bukti Yang Kuat, Polisi Minta Hakim Tolak Praperadilan Jonru

Punya Bukti Yang Kuat, Polisi Minta Hakim Tolak Praperadilan Jonru

Polisi meminta hakim praperadilan menolak permohonan praperadilan Jon Riah Ukur alias Jonru. Menurut polisi, penetapan tersangka dan penyidikan terhadap Jonru yang dilakukan penyidik Polda Metro Jaya sah dan sesuai dengan prosedur.

“Termohon menyimpulkan bahwa dalil pemohon tidak benar dan keliru. Oleh karena itu, pada kesempatan ini mohon kepada Yang Mulia Hakim Praperadilan menyatakan permohonan pemohon ditolak untuk seluruhnya. Kami mohon terhadap hakim praperadilan agar penetapan tersangka, penggeledahan, penyitaan, dan penahanan itu dinyatakan sah,” kata Kepala Bidang Hukum Polda Metro Jaya Kombes Agus Rohmat di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Jl Ampera Raya, Jakarta Selatan, Selasa (14/11/2017).

Kepala Bidang Hukum Polda Kombes Agus Rohmat

Kepolisian membantah dalil permohonan Jonru yang mengatakan Polri tidak memiliki bukti yang cukup saat menetapkannya sebagai tersangka. Agus mengatakan penyidik telah memiliki bukti permulaan yang cukup baik dokumen hingga bukti elektronik.

“Sudah ada lebih dari dua alat bukti. Kita ada tiga alat bukti yang sah sesuai KUHAP dan satu alat bukti dokumen elektronik yang diatur UU ITE,” kata Agus.

Selain itu, dia membantah dalil pemohon yang mengatakan tidak ada proses penyelidikan dan gelar perkara untuk menaikkan status menjadi penyidikan dan menetapkan Jonru sebagai tersangka. Menurutnya, proses gelar perkara telah dilakukan di ruangan bagian Wassidik (pengawasan penyidikan) Dirkimsus Polda Metro.

“Termohon melakukan gelar perkara di ruang bagian Wassidik Polda. Di mana hasil rekomendasi itu terhadap tindak pidana UU ITE dan pasal penghapusan diskriminasi, ras, dan etnis dapat ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan,” ungkap Agus.

Praperadilan Jonru (Yulida/detikcom)

Polisi menyebut penetapan tersangka terhadap Jonru sah karena perkara ini merupakan delik biasa, bukan delik aduan, sehingga tak perlu ada korban. Hal itu menjawab dalil pemohon yang mengatakan penetapan tersangka Jonru tidak sah karena seharusnya Komnas HAM yang berwenang melaporkan kasus diskriminasi dan ras.

“Komnas HAM itu berfungsi untuk melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan diskriminasi ras, bukan berfungsi sebagai pelapor dalam tindak pidana. Saudara Muannas Al Aidid berhak menjadi pelapor karena dalam pasal yang disangkakan kepada Jonru adalah bukan delik aduan, tapi delik biasa, sehingga siapa pun orang yang mengetahui, mendengar, melaksanakan, itu boleh menjadi pelapor dalam tindak pidana murni atau biasa. Lain dari delik aduan kalau delik aduan itu yang mengadu itu orang yang dirugikan,” ujarnya.

Polisi juga membantah proses penahanan dan penangkapan terhadap Jonru tidak sah karena telah memiliki barang bukti dan untuk mencegah Jonru menghilangkan barang bukti. Selain itu, polisi meminta hakim praperadilan menolak membebaskan Jonru dari penjara.

“(Mohon) Hakim menyatakan menolak mengeluarkan atau membebaskan pemohon dari rumah tahanan negara sampai dengan perkara memperoleh putusan berkekuatan hukum tetap,” ujarnya.

(Baca juga: POLISI: JONRU AKUI LAKUKAN UJARAN KEBENCIAN DAN DIKENAKAN PASAL BERLAPIS)

 

Sumber Berita Punya Bukti Yang Kuat, Polisi Minta Hakim Tolak Praperadilan Jonru : Detik.com

Mister

Recent Posts

Ceramah Habib Alwi Assegaf Diprotes, Inilah Sindiran Sekjen MUI

Ceramah Habib Alwi Assegaf diprotes, inilah sindiran Sekjen MUI Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), Amirsyah…

10 jam ago

700 BUMN Merugi di Era Prabowo, Penutupan Ditargetkan 2026

700 BUMN Merugi di era Prabowo, Penutupan ditargetkan 2026 Presiden Prabowo Subianto berencana penutupan jumlah…

11 jam ago

Andre Taulany dan Amanda Rigby Romantis Saat Liburan di Italia

Andre Taulany dan Amanda Rigby romantis saat Liburan di Italia Andre Taulany kembali ramai setelah…

20 jam ago

Dedi Mulyadi Serukan Resolusi Jihad Anggaran di Hari Santri 2026

Dedi Mulyadi srukan Resolusi Jihad anggaran di Hari Santri 2026 Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi…

20 jam ago

Puan Minta Balita Jadi Prioritas Penanganan Bencana Karhutla

Puan minta balita jadi prioritas penanganan bencana Karhutla Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah…

22 jam ago

Yusril Sebut, Korupsi Bikin Pejabat BUMN Takut Ambil Risiko

Yusril sebut, korupsi bikin pejabat BUMN takut ambil risiko Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi…

1 hari ago

This website uses cookies.