Putri Anies Baswedan terancam gagal ke Harvard AS.
Putri Anies Baswedan, Mutiara Annisa Baswedan, tengah menjadi sorotan publik setelah diterima sebagai mahasiswa pascasarjana di Harvard University, Amerika Serikat.
Melalui beasiswa Lembaga Pengelola Dan Pendidikan (LPDP).
Ia akan menempuh studi di Program Master of Education in Education Polivy and Analysis, mengikuti jejak sang ayah yang juga pernah menempuh pendidikan S2 di Amerika Serikat.
Namun, keberangkatan Mutiara ke Harvard kini terancam akibat kebijakan baru pemerintah Amerika Serikat yang menangguhkan seluruh permohonan visa pelajar dan progaram pertukaran sejak 27 Mei 2025.
Kebijakan penangguhan visa ini berdampak langsung pada seluruh mahasiswa internasional, termasuk Mutiara.
Hingga pertengahan Juni 2025, visa kuliah Mutiara Annisa Baswedan diketahui masih dalam proses dan belum keluar.
Sehingga ia belum bisa memastikan kapan dapat memulai studinya di Harvard.
Direktur Utama LPDP, Andin Hidayanto, menyatakan bahwa ada beberapa opsi yang dapat dambil jika situasi ini berlarut.
Seperti pindahan ke universitas di luar Amerika Serikat, mengambil cuti kuliah, atau memulai perkuliahan secara daring jika Harvard menyediakan opsi tersebut.
Di tengah polemik ini, muncul perdebatan di masyarakat terkait kelayakan Mutiara Annisa Baswedan menerima beasiswa LPDP, mengingat setatus sosial keluarganya.
Namun, LPDP menegaskan bahwa beasiswa ini terbuka untuk semua WNI yang memenuhi standar seleksi akademik, kepemimpinan, dan kontribusi bagi bangsa tanpa memandang latar belakang ekonomi.
Untuk masyarakat dari daerah tertinggal atau kurang mampu LPDP bahkan menyediakan jalur afirmasi dengan persyaratan yang lebih ringan.
Ceramah Habib Alwi Assegaf diprotes, inilah sindiran Sekjen MUI Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), Amirsyah…
700 BUMN Merugi di era Prabowo, Penutupan ditargetkan 2026 Presiden Prabowo Subianto berencana penutupan jumlah…
Andre Taulany dan Amanda Rigby romantis saat Liburan di Italia Andre Taulany kembali ramai setelah…
Dedi Mulyadi srukan Resolusi Jihad anggaran di Hari Santri 2026 Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi…
Puan minta balita jadi prioritas penanganan bencana Karhutla Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah…
Yusril sebut, korupsi bikin pejabat BUMN takut ambil risiko Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi…
This website uses cookies.