Ramai di medsos penumpang perempuan jadi korban pelecehan seksual di dalam KRL
Salah satu penumpang perempuan yang menjadi korban dugaan pelecehan seksual di dalam Kereta Rel Listrik (KRL), Sabtu 24 Januari 2026 pukul 23.19 WIB.
Kejadian tersebut terjadi saat korban transit dari Stasiun Menggarai menuju KRL arah Bogor untuk melanjutkan perjalanan ke Stasiun Depok Baru.
Perempuan tersebut berdiri di gerbong merasa tidak nyaman karena adanya sentuhan dari belakang.
Awalnya, korban mengira hal tersebut terjadi karena kondisi kereta yang cukup ramai.
Setelah mengetahui perlakukan tersebut, korban langsung berontak dan meminta pertolongan. Petugas KAI Commuter segera mengamankan korban dan pelaku.
“Setelah di turunkan di stasiun, pelaku dan korban dibawa ke Pos Pengaman Stasiun Tanjung Barat untuk dilakukan pemeriksaan,” kata VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda.
Dalam pemeriksaan itu, pelaku yang berusia lansia sekitar umur 63 tahun itu mengakui perbuatannya.
Meskipun korban memilih tidak melanjutkan proses hukum, KAI Commuter tetap memberikan sanksi dengan memasukkan data pelaku ke dalam sistem CCTV Analytic sebagai daftar hitam.
Selanjutnya, KAI Commuter juga mengapresiasi keberanian korban dan penumpang lain yang melaporkan kejadian tersebut.
Juga menyatakan siap untuk memberikan pendampingan jika korban memilih untuk menempuh jalur hukum.
KDM hentikan proyek besar daya center Ai Jatiluhur, kenapa? Pembangunan data center kecerdasan buatan (AI)…
Rocky Gerung resmi jadi Wantimpres, begini pesan Prabowo Rocky Gerung kini resmi menjadi bagian dari…
Lolos final, Justin Hubner sebut Shin Tae-yong & John Herdman Langkah Timnas Indonesia menuju partai…
Daftar lengkap anggota Wantimpres yang baru dilantik Prabowo Presiden Prabowo Subianto resmi membentuk jajaran baru…
Garuda resmi melawan Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026 Timnas Indonesia berhasil mencatatkan pencapaian…
Urick Thohir ungkap bangga usai Timnas Indonesia lolos ke final Erick Thohir langsung memberikan respons…
This website uses cookies.