Ridwan Pembunuh Satu Keluarga Asal Medan di Aceh Tertangkap di Bandara Kualanamu
Tersangka pembunuhan satu keluarga di dalam rumah toko dua lantai, Jalan T Panglima Polem Ujong, Dusun Pocut Meurah Iseun, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, telah ditangkap. Polisi menangkapnya di lantai I Bandara Kualanamu, Sumatera Utara.
Tersangka diketahui bernama Ridwan (22) warga Dusun Kulam Beude, Desa Paya Seumantok Kecamatan Krueng Sabe, Kabupaten Aceh Jaya. Dia ditangkap tim gabungan Polres Deli Serdang dan Polda Sumatera Utara. Penangkapan berlangsung pada hari ini, Rabu (10/1), sekitar 18.00 WIB.
“Alhamdulillah terduga pelaku pembunuhan itu sudah berhasil kita tangkap saat ini dia sudah di amankan di wilayah hukum Polda Sumut,” kata Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Misbahul Munauwar, saat dihubungi kumparan (kumparan.com).
Sebelumnya diberitakan, pembunuhan sadis terjadi di Jalan T Panglima Polem Ujung, Banda Aceh, Provinsi Aceh. Satu keluarga dibunuh, mereka yakni Tjisun (45), Minarni (40), dan sang anak Callietos (8).
Korban ditemukan tak bernyawa dengan bersimbah darah di lantai dua rumah toko mereka pada Senin (8/1) malam.
“Korban tewas dengan luka di leher,” kata Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol T Saladin, Selasa (9/1).
Dugaan awal, pelaku ada orang dekat dan motif pembunuhan karena dendam dengan melihat harta benda korban yang hilang hanya motor.
(Baca juga: SATU KELUARGA KETURUNAN TIONGHOA ASAL MEDAN TEWAS DIBANTAI DI BANDA ACEH)
Sumber Berita Ridwan Pembunuh Satu Keluarga Asal Medan di Aceh Tertangkap di Bandara Kualanamu : Kumparan.com
Abu Vulkanik Krakatau capai Jakarta, GMPK DKI bagi masker Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang…
3 ASN Jayawijaya tewas korban tembakan KKB, berikut profilnya Tugas pelayanan kepada masyarakat di Papua…
BGN hapus 1.653 sekolah dari penerima makan bergizi gratis Sebagian sekolah tidak lagi tercatat sebagai…
Rekaman video call diduga penembak 3 ASN Jayawijaya viral Kasus penembakan tiga ASN Dinas Pertanian…
Mahasiswa UIN Jakarta desak dugaan korupsi diusut tuntas Dugaan korupsi yang dikaitkan dengan pengelolaan UIN…
Santriwati di Sleman diduga jadi korban kiai, kini hamil 8 bulan Kasus dugaan kekerasan seksual…
This website uses cookies.