Internasional

Riwayat Panjang Hubungan RI-Myanmar yang Akrab Tanpa Cela

Riwayat Panjang Hubungan RI-Myanmar yang Akrab Tanpa Cela

Hampir tak ada cela ketika membicarakan hubungan Indonesia-Myanmar. Dua negara ini sudah akrab sejak lahir 70 tahun lalu. Sejarah mencatat Myanmar merupakan salah satu negara tetangga yang turut mengakui proklamasi kemerdekaan Indonesia.

“Kedua negara ini memiliki sejarah yang hampir sama, membebaskan diri dari penjajahan asing,” kata mantan Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri (2002-2004) Makarim Wibisono, Selasa (5/9/017).

Myanmar yang sebelumnya bernama Burma mengizinkan dan memfasilitasi delegasi Indonesia membuka kantor perwakilan RI di Rangon dan memberikan rumah tinggal pada 1947. Selanjutnya pada 1949, kota ini menjadi tempat terbentuknya Indonesia Airways yang dipelopori para perwira AURI dengan modal pesawat DC-3 Dakota, Seulawah RI-001.

Enam kru Seulawah pun mendapat lisensi pilot di Burma kala itu. Keberadaan Indonesia Airways juga memenuhi kebutuhan transportasi di negara itu. Seulawah RI -001 disewa oleh pemerintah Burma untuk kepentingan pemerintahan maupun komersial. Hingga pada 1950, Indonesia menyumbangkan Pesawat RI-007 untuk negara sahabatnya itu.

Perdana Mentri U Nu dari Burma bersama pemimpin negara di KTT Asia Afrika 1955 di Bandung

Hubungan Presiden Sukarno sangat akrab dengan Perdana Menteri Burma saat itu, U Nu. Lalu bersama PM India Jawaharlal Nehru, Presiden Mesir Gamal Abdul Nasser, memprakarsai Konferensi Asia-Afrika pada 1955 hingga terselenggara di Bandung. Perebutan Irian Barat dari Belanda pada 1962 oleh Sukarno-pun tak luput dari dukungan Myanmar.

Hubungan dagang kedua negara-pun terbangun sangat baik. Pada 1966, terjadi pertukaran beras dari Myanmar dan rempah dari Indonesia. “Saat itu, impor beras sangat membantu Indonesia,” jelas Makarim.

Kerjasama ini kemudian merambah berbagai sektor lain, seperti pertanian, investasi, dan infrastruktur.

Kepemimpinan Soeharto di masa Orde Baru melanjutkan hubungan baik ini. Indonesia merupakan negara yang aktif membujuk Myanmar untuk bergabung dengan ASEAN. Lembaga ini, kata Makarim, tengah mengembangkan kerja sama antar negara untuk menciptakan norma regional. Myanmar baru bergabung pada 1997.

(Pangab) Myanmar Senior General Min Aung Hlaing dengan Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko di Mabes TNI Cilangkap 2014

Saat KTT ASEAN akan digelar di Myanmar, mereka mengirimkan beberapa orang ke Jakarta untuk belajar penyelenggaraan konferensi tingkat tinggi. Selain itu kunjungan kenegarasn juga pernah dilakukan oleh presiden Indonesia dari Masa Soeharto hingga Susilo Bambang Yudhoyono. Jenderal Ne Win juga aktif bertandang ke Indonesia, terakhir Perdana Menteri Thein Sein berkunjung ke Indonesia pada 2011.

Presiden Yudhoyono dan Thein Sein dalam kunjungan Presiden di Myanmar pada 23 April 2013

Sejarah panjang hubungan baik ini, kata Makarim, dapat menjadi bekal bagi Indonesia untuk mendorong penyelesaian krisis Rohingya. Namun pemerintah harus berhati-hati karena tak boleh menyinggung perasaan mereka.

“Kalau ada bantuan, jangan pada salah satu kelompok saja, tetapi juga yang lain. Seperti pembangunan rumah sakit itu kan fasilitasnya untuk semua yang ada di Rakhine, bukan hanya satu kelompok saja,” jelas Makarim yang pernah menjadi Ketua Komisi HAM Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Guru Besar Hubungan Internasional UI, Hikmahanto Juwana, menyebutkan pesan pemerintah Indonesia cukup jelas, krisis Rohingya harus dihentikan. Kini setelah bisa mengetuk negara itu, penyelesaian konkrit harus dilakukan. ASEAN-lah yang kemudian mengambil sikap. “Jadi tidak hanya bantuan saja, ada tindak lanjut dan perkembangannya,” ucap dia.

 

Baca juga : Fraksi PAN Usulkan Pemerintah Usir Dubes Myanmar dari Indonesia

 

 

Sumber berita Riwayat Panjang Hubungan RI-Myanmar yang Akrab Tanpa Cela : detik

Mister

Recent Posts

Ceramah Habib Alwi Assegaf Diprotes, Inilah Sindiran Sekjen MUI

Ceramah Habib Alwi Assegaf diprotes, inilah sindiran Sekjen MUI Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), Amirsyah…

8 jam ago

700 BUMN Merugi di Era Prabowo, Penutupan Ditargetkan 2026

700 BUMN Merugi di era Prabowo, Penutupan ditargetkan 2026 Presiden Prabowo Subianto berencana penutupan jumlah…

9 jam ago

Andre Taulany dan Amanda Rigby Romantis Saat Liburan di Italia

Andre Taulany dan Amanda Rigby romantis saat Liburan di Italia Andre Taulany kembali ramai setelah…

18 jam ago

Dedi Mulyadi Serukan Resolusi Jihad Anggaran di Hari Santri 2026

Dedi Mulyadi srukan Resolusi Jihad anggaran di Hari Santri 2026 Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi…

18 jam ago

Puan Minta Balita Jadi Prioritas Penanganan Bencana Karhutla

Puan minta balita jadi prioritas penanganan bencana Karhutla Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah…

20 jam ago

Yusril Sebut, Korupsi Bikin Pejabat BUMN Takut Ambil Risiko

Yusril sebut, korupsi bikin pejabat BUMN takut ambil risiko Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi…

1 hari ago

This website uses cookies.