Nasional

Saksi Akui Pernah Serahkan USD 600 Ribu dan Rp 5 M ke Ibunya Miryam

Saksi Akui Pernah Serahkan USD 600 Ribu dan Rp 5 M ke Ibunya Miryam

Dua terdakwa e-KTP, Irman dan Sugiharto, menjadi saksi dalam sidang Miryam Haryani di kasus pemberian keterangan palsu. Sugiharto mengungkap pemberian uang Rp 5 miliar dan USD 600 ribu dari Andi Narogong.

Sugiharto, yang telah divonis 5 tahun bui, menjelaskan, sekitar 2011, ia pernah datang ke rumah Miryam atas perintah Irman. Sugiharto datang 3 kali ke rumah Miryam di Tanjung Barat Indah.

“Saudara Saksi pernah datang ke rumah terdakwa (Miryam)?” tanya hakim Emilia.

“Pernah, tiga kali,” jawab Sugiharto.

“Pertama, USD 500 ribu, yang menerima ibunya. Kedua, USD 100 ribu, yang menerima ibunya. Ketiga, Rp 5 miliar, yang menerima ibunya,” jelas Sugiharto.

Sugiharto menjelaskan ‘ibunya’ yang dimaksud adalah wanita yang berada di rumah Miryam. Miryam disebutkan telah terlebih dahulu memberi tahu uang akan diterima oleh ‘ibunya’ tersebut.

“Amanah dari dia (Miryam), (dikasih) ke ibunya. Pada saat itu ada ibunya. Saya bilang, ‘Ini uangnya untuk Ibu Miryam’,” jelas Sugiharto.

Terbukti Secara Sah Korupsi e-KTP, 2 Terdakwa Divonis 7 dan 5 Tahun Penjara

Hakim John Halasan bergantian bertanya soal alasan pemberian tersebut. Menurut Sugiharto, ia hanya diberi tahu uang diberikan kepada Miryam untuk biaya reses anggota DPR.

“Pak Irman minta supaya dikasih. Untuk reses anggota DPR, untuk keperluan reses, gitu saja (perintahnya). Karena tanggung jawab saya mencairkan,” tutur Sugiharto.

Miryam Haryani didakwa memberikan keterangan palsu dalam sidang dugaan korupsi e-KTP dengan terdakwa Irman dan Sugiharto. Miryam didakwa dengan ancaman pidana Pasal 22 jo Pasal 35 ayat 1 UU Tipikor juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP. Ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

 

Baca juga : Terbukti Secara Sah Korupsi e-KTP, 2 Terdakwa Divonis 7 dan 5 Tahun Penjara

 

 

Sumber berita Saksi Akui Pernah Serahkan USD 600 Ribu dan Rp 5 M ke Ibunya Miryam : detik

Mister

Recent Posts

Abu Vulkanik Krakatau Capai Jakarta, GMPK DKI Bagi Masker

Abu Vulkanik Krakatau capai Jakarta, GMPK DKI bagi masker Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang…

11 jam ago

3 ASN Jayawijaya Tewas Korban Tembakan KKB, Berikut Profilnya

3 ASN Jayawijaya tewas korban tembakan KKB, berikut profilnya Tugas pelayanan kepada masyarakat di Papua…

20 jam ago

BGN Hapus 1.653 Sekolah dari Penerima Makan Bergizi Gratis

BGN hapus 1.653 sekolah dari penerima makan bergizi gratis Sebagian sekolah tidak lagi tercatat sebagai…

21 jam ago

Rekaman Video Call Diduga Penembak 3 ASN Jayawijaya Viral

Rekaman video call diduga penembak 3 ASN Jayawijaya viral Kasus penembakan tiga ASN Dinas Pertanian…

22 jam ago

Mahasiswa UIN Jakarta Desak Dugaan Korupsi Diusut Tuntas

Mahasiswa UIN Jakarta desak dugaan korupsi diusut tuntas Dugaan korupsi yang dikaitkan dengan pengelolaan UIN…

1 hari ago

Santriwati di Sleman Diduga Jadi Korban Kiai, Kini Hamil 8 Bulan

Santriwati di Sleman diduga jadi korban kiai, kini hamil 8 bulan Kasus dugaan kekerasan seksual…

1 hari ago

This website uses cookies.