Nasional

Satpam Bundaran HI Ungkap Alasan Tolak Ajakan Kerja dari KDM

Satpam bundaran HI ungkap alasan tolak ajakan kerja dari KDM

Tawaran bekerja di lingkungan Gedung Sate dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM, ternyata tidak langsung diterima oleh satpam Bundaran HI Jakarta Pusat, Fiktor Harefa berusia 27, yang belakangan menjadi perhatian publik.

Daripada mengambil kesempatan tersebut, ia justru memilih tetap menjalani pekerjaannya saat ini.

Keputusan itu diambil bukan tanpa alasan. Satpam Bundaran HI mengaku sudah merasa nyaman dengan profesi yang dijalani selama ini.

“Alasannya ya sudah nyaman di tempat kerja yang ini sebenarnya. Iya sudah cukup nyaman sama orang-orangnya juga, sudah enak sih di sini, mau membereskan yang di sini,” ucap Fiktor.

Tak hanya itu, ia juga memiliki tanggung jawab kepada perusahaan tempatnya bekerja sehingga tidak ingin meninggalkan pekerjaannya secara tiba-tiba.

Menurutnya, pekerjaan bukan hanya soal jabatan atau lokasi kerja, tetapi juga tentang komitmen yang telah dibangun dari awal.

Karena itulah ia memilih untuk menghormati kepercayaan yang telah diberikan kepadanya.

Meski menolak tawaran tersebut, ia mengaku sangat menghargai perhatian yang diberikan Dedi Mulyadi.

Baginya, kesempatan mendapat tawaran langsung dari seorang kepala daerah merupakan bentuk penghargaan yang tidak pernah dibayangkannya sebelumnya.

Sebelumnya, bergabung sebagai petugas keamanan di proyek MRT pada April 2026, dirinya sempat menganggur cukup lama karena belum berhasil memperoleh pekerjaan tetap di Jakarta.

Selama menunggu kesempatan kerja, ia tinggal bersama saudaranya di kawasan Jakarta Barat.

Untuk mengisi waktu, Fiktor membantu menjaga usaha konter ponsel milik keluarganya sambil terus mencari lowongan pekerjaan yang sesuai.

“Saya sempat tinggal di rumah saudara di Jakarta Barat. Selama itu saya bantu jaga konter ponsel miliknya sambil terus mencari pekerjaan,” ujar Fiktor.

Usahanya akhirnya membuahkan hasil setelah ia dinyatakan lolos seleksi sebagai petugas keamanan di area konstruksi proyek MRT.

“Syukurnya, pada akhirnya saya diterima bekerja sebagai satpam di lokasi pembangunan proyek MRT,” katanya.

Baca juga: 1.700 ompreng dan genset dapur MBG dicuri satpam di Ciputat
Penguin

Recent Posts

Abu Vulkanik Krakatau Capai Jakarta, GMPK DKI Bagi Masker

Abu Vulkanik Krakatau capai Jakarta, GMPK DKI bagi masker Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang…

10 jam ago

3 ASN Jayawijaya Tewas Korban Tembakan KKB, Berikut Profilnya

3 ASN Jayawijaya tewas korban tembakan KKB, berikut profilnya Tugas pelayanan kepada masyarakat di Papua…

20 jam ago

BGN Hapus 1.653 Sekolah dari Penerima Makan Bergizi Gratis

BGN hapus 1.653 sekolah dari penerima makan bergizi gratis Sebagian sekolah tidak lagi tercatat sebagai…

21 jam ago

Rekaman Video Call Diduga Penembak 3 ASN Jayawijaya Viral

Rekaman video call diduga penembak 3 ASN Jayawijaya viral Kasus penembakan tiga ASN Dinas Pertanian…

22 jam ago

Mahasiswa UIN Jakarta Desak Dugaan Korupsi Diusut Tuntas

Mahasiswa UIN Jakarta desak dugaan korupsi diusut tuntas Dugaan korupsi yang dikaitkan dengan pengelolaan UIN…

1 hari ago

Santriwati di Sleman Diduga Jadi Korban Kiai, Kini Hamil 8 Bulan

Santriwati di Sleman diduga jadi korban kiai, kini hamil 8 bulan Kasus dugaan kekerasan seksual…

1 hari ago

This website uses cookies.