Nasional

Sebarkan Ujaran Kebencian, Mantan Guru di Bali Ditangkap Polisi

Sebarkan Ujaran Kebencian, Mantan Guru di Bali Ditangkap Polisi

Seorang mantan guru di Bali, Haris KB (49) ditangkap polisi. Haris ditangkap gara-gara menyebarkan ujaran kebencian soal people power di grup WhatsApp (WA).

“Yang bersangkutan diamankan di rumahnya Jl Triyang, no 14, Lingkungan Pengenderan, Desa Kedonganan, Kuta Selatan, Badung, Senin (13/5),” kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Hengky Widjaja kepada wartawan di Denpasar, Bali, Selasa (28/5/2019).

Hengky mengatakan Haris ditangkap karena menyebarkan ujaran kebencian di grup WA ‘ALL#IYANPRESIDEN2029’. Tangkapan layar dalam grup itu lalu dijadikan sebagai bukti polisi.

“Petugas berhasil mengamankan barang bukti yaitu satu buah HP merek Samsung Type Galaxy Core 2 Duos warna putih dan print out hasil screen capture akun WA yang berisi tulisan propaganda ujaran kebencian. Pelaku mengetik pesan yang isinya memuat ujaran kebencian pada group WA ‘ALL#IYAN PRESIDEN2029’, selanjutnya mengirimkannya ke beberapa group WA lainnya,” terangnya.

“Saat ini pelaku sudah ditahan di rutan Polda Bali terhitung mulai tanggal 14 Mei 2019 oleh penyidik Siber Ditreskrimsus Polda Bali untuk proses lebih lanjut,” ujar Hengky.

Atas perbuatannya, Haris dijerat polisi dengan sangkaan dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama ras, dan antar golongan (SARA) dan/atau tindak pidana dengan sengaja menunjukkan kebencian atau rasa benci kepada orang lain berdasarkan diskriminasi ras dan etnis dan/atau makar dengan maksud untuk menggulingkan pemerintah.

Dia dijerat dengan pasal 28 ayat (2) Jo Pasal 45A ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan/atau Pasal 16 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis dan/atau Pasal 107 ayat (1) KUHP.

Berikut beberapa petikan isi pesan Haris yang dia sebarkan di grup WA:

1. Massa riil Prabowo jauh lebih besar mencapai 70%, jadi lawan dengan people power karena mereka sudah duluan tidak konstitusional, siapkan mujahid ambil alih kekuasaan sebelum bangsa muslim terbesar di dunia ini digadaikan ke China.

2. Perkuat Muslim Khilafah yaitu Muslim 212, HTI, FPI, dan Ikhwanul PKS utk terus bergerak bersama Prabowo dan Habib Rizieq menghadapi kaum anti-Islam yaitu salibis, China, komunis dan jenderal serta boneka anteknya.

 

Baca juga: Dinilai Hina Jokowi, Caleg Partai Gerindra Ditangkap di Masjid Polda Jateng

 

Sumber Berita Sebarkan Ujaran Kebencian, Mantan Guru di Bali Ditangkap Polisi: Detik.com

Mister

Recent Posts

Artis Raffi Ahmad Diboikot, Amy Qanita Ungkap Kesedihannya

Artis Raffi Ahmad diboikot, Amy Qanita ungkap kesedihannya Ribuan kritik yang mengarah kepada Raffi Ahmad…

1 minggu ago

Modus Dua Suami di Surabaya Jual Istri, Tarif Tembus Rp1 Juta

Modus dua suami di Surabaya jual istri, tarif tembus Rp1 juga Dugaan praktik perdagangan orang…

1 minggu ago

Mitchell Baker Bersinar, Georgetown petik Kemenangan

Mitchell Baker Bersinar, Georgetown petik Kemenangan Nama Mitchell Baker kembali menjadi perhatian setelah striker Timnas…

1 minggu ago

6.097 Dapur MBG terancam Berhenti Operasi, Apa penyebabnya?

6.097 dapur MBG terancam berhenti operasi, apa penyebabnya? Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini menghadapi…

1 minggu ago

Vietnam Dapat Kepercayaan Gelar Piala AFF U-23 2027

Vietnam dapat kepercayaan gelar Piala AFF U-23 2027 Vietnam akan mencatat sejarah baru dalam perjalanan…

1 minggu ago

Tindak Pelaku pembakaran Karhutla, Polda tetapkan 33 tersangka

Tindak pelaku pembakaran Karhutla, Polda tetapkan 33 tersangka Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla)…

1 minggu ago

This website uses cookies.