Selamat Untuk Pasangan Bulu Tangkis Ganda Campuran Owi dan Butet
Tuntas sudah dahaga pasangan ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, atas rasa penasaran mereka. Penantian panjang akan gelar juara Indonesia Open itu berakhir hari ini.
Minggu malam (18/6/2017), di tengah keriuhan penonton yang memadati Plenary Hall, Jakarta Convention Centre, dan memekakkannya teriakan “Owi!” dan “Butet!”, pasangan ganda campuran terbaik milik Indonesia itu menundukkan lawan mereka, Zheng Siwei/Chen Qingchen, 22-20 dan 21-15 dalam waktu 45 menit.
Kemenangan ini diraih Owi/Butet —sapaan akrab Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir— dengan cara yang tidak mudah. Bukan apa-apa, kendati berhasil menyudahi perlawanan Zheng/Chen dalam waktu kurang dari sejam, ganda campuran China tersebut sempat menyulitkan.
Bagi Owi/Butet, ini merupakan gelar pertama mereka di Indonesia Open Super Series Premier sebagai pasangan ganda campuran. Sebelumnya, mereka hanya mampu menjadi runner-up di Indonesia Open pada 2011 dan 2012. Khusus untuk Owi, ia belum pernah menjadi juara di kandang sendiri. Lain halnya dengan Butet yang pernah merebut gelar Indonesia Open di 2008 saat berpasangan dengan Vita Marissa (ganda putri).
“Lawan tidak mudah juga. Kami tidak berpikir soal kekalahan sebelumnya, saya anggap hari ini dari awal, skor 0-0. Kami pelajari video mereka main, puji Tuhan akhirnya menang. Kuncinya gim pertama, gim kedua lebih rapi. Mereka malah bingung, dan mati sendiri,” ujar Liliyana kepada pewarta di Plenary Hall, Jakarta Convention Centre, Jakarta Pusat, Minggu (18/6/2017).
“Kami bermain fokus, main all-out dan akhirnya bisa juara. Gelar ini sangat berarti untuk saya. Sebelumnya pernah juara hat-trick All England, Olimpiade, dan Kejuaraan Dunia. Masa juara di kandang sendiri tidak pernah. Akhirnya sekarang bisa juara Indonesia Terbuka Super Series Premier,” timpal Tontowi
Khusus tahun ini, Indonesia Open Super Series Premier tak digelar di Istora yang sedang direnovasi untuk Asian Games 2018. Butet pun bersyukur karena baginya, Istora begitu “angker”.
“Terbukti Istora memang angker dan JCC tidak. Bersyukur hari ini bisa menang dengan keterbatasan kondisi lutut saya tetap bisa memberikan yang terbaik. Hari ini kita buktikan main di tuan rumah bisa menjadi juara,” tutupnya.
Sumber Berita Selamat Untuk Pasangan Bulu Tangkis Ganda Campuran Owi dan Butet : Kumparan.com
Pendidikan digital diperkuat Prabowo, sekolah era modern Presiden Prabowo Subianto memperkuat langkah transformasi digital di…
Prabowo geram koruptor MBG, tegaskan hukuman harus tegas Presiden Prabowo Subianto melontarkan kritik keras terhadap…
MBG tetap lanjut, Prabowo minta ada perbaikan di setiap anak Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa…
Kepala BGN akan diselidiki penyebab keracunan MBG di Berastagi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono…
Komnas Perempuan minta visum gratis demi keadilan korban Ketua Komnas Perempuan Maria Ulfah Anshor menyoroti…
Pilih lewat jalur hukum, Ruben Onsu tak terima anak dihina Presenter Ruben Onsu akhirnya angkat…
This website uses cookies.