Internasional

Serangan Udara AS ke Iran Dihentikan Trump, Apa yang Terjadi?

Serangan udara AS ke Iran dihetikan Trump, apa yang terjadi?

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memutuskan untuk menghentikan sementara gempuran serangan udara ke Iran, membuat wilayah Teheran melewati malam tanpa pemboman pada Minggu 26 Juli 2026.

Langkah jeda ini diambil di tengah laporan menipisnya stok amunisi militer AS, termasuk rudal pencegat Patriot, serta meningkatnya kekhawatiran meluasnya perang di kawasan Timur Tengah.

Dlam pertemuan di Gedung Putih pada Jumat 24 Juli 2026, Wakil Presiden JD Vance danjnederal top AS Dan Caine menyampaikan kekhawatiran mendalam terkait potensi eskalasi konflik.

Meskipun Pentagon sempat menyodorkan rencana serangan malam ke-14, Trump menolak memberikan persetujuan dan memilih untuk mendorong jalur diplomasi.

Perang yang telah memanjang ini juga dinilai mulai membebani peringkat persetujuan (approval rating) Partai Republik menjelang pemilihan paruh waktu (midterm elections) November 2026.

Meski operator militer ditangguhkan, Trump menegaskan belum mengambil keputusan final dan memberikan gertakan terbuka kepada pihak Teheran.

“Kami sedang berbicara dengan mereka sekarang. Saya pikir mereka semakin serius,” kata Trump.

“Iran menghadapi pilihan antara kesepakatan dan serangan pada tingkat yang jauh lebih tinggi,” tambahnya.

Menanggapi situasi tersebut dan menjelang kunjungan PM Israel Benjamin Netanyahu ke Washington, militer Iran memberikan peringatan balasan yang tak kalah keras.

Juru bicara militer Iran, Mohammad Akraminia, menegaskan potensi meluasnya medan perang jika AS kembali menggempur.

“Saya percaya bahwa jika Amerika sekali lagi tertipu oleh tipu daya Zionis, atau bergerak sejalan dengan mereka, dan bersikeras untuk melanjutkan perang.

Khususnya melalui serangan udara, secara geografis ini akan meluas lebih jauh,” katanya.

Baca juga: Ukraina serang kapal Iran di Kaspia, Teheran tak tinggal diam
Penguin

Recent Posts

Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap, Bareskrim Selidiki lebih Dalam

Kasat narkoba Tangsel ditangkap, Bareskrim selidiki lebih dalam Bareskrim Polri mengamankan Kasat Narkoba Polres Tangerang…

2 jam ago

5 Orang Tersangka Pengeroyokan Pria Diduga Curi Ayam Tewas

5 Orang tersangka pengeroyokan pria diduga curi ayam tewas Polres masih mendatangi keterlibatan pelaku lain…

4 jam ago

Koruptor Harus Dimiskinkan, Gibran Dukung RUU Perampasan

Koruptor harus dimiskinkan, Gibran dukung RUU Perampasan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali menegaskan bahwa…

23 jam ago

Ukraina Serang Kapal Iran di Kaspia, Teheran Tak Tinggal Diam

Ukraina serang kapal Iran di Kaspia, Teheran tak tinggal diam Pemerintah Ukraina Volodymyr Zelensky mengklaim…

1 hari ago

Febrie Adriansyah Tak Hadir Lagi, Kejagung Siapkan Jalur Paksa

Febrie Adriansyah tak hadir lagi, Kejagung siapkan jalur paksa Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali memanggil mantan…

1 hari ago

Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu Divonis Mati

Pelaku pembunuhan satu keluarga di Indramayu divonis mati Kasus pembunuhan berencana yang viral di Indramayu…

1 hari ago

This website uses cookies.