Nasional

Soal Kasus Email Novel Naik Ke Penyidikan, Wakapolri: Belum Tentu Ada Unsur Pidana

Soal Kasus Email Novel Naik Ke Penyidikan, Wakapolri: Belum Tentu Ada Unsur Pidana

Wakapolri Komjen Syafruddin memastikan polisi menindaklanjuti laporan Direktur Penyidikan KPK Brigjen Aris Budiman terhadap penyidik Novel Baswedan. Penyidik masih menelaah ada tidaknya unsur pidana.

“Sudah ditelaah. Kalau layak ditindaklanjuti,” ujar Syafruddin kepada wartawan di Hotel Bidakara, Jl Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Sabtu (2/9/2017).

Laporan Brigjen Aris menurut Syafruddin ditelaah tim Polda Metro Jaya. Polisi sebelumnya sudah mengirimkan surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) atas laporan Brigjen Aris terhadap Novel.

“Saya bilang tadi ditelaah dan didalami Polda Metro Jaya,” katanya.

Tapi Syafruddin menegaskan belum tentu laporan Brigjen Aris memenuhi unsur pidana. “Oh belum tentu,” ujarnya.

“Jangan berkesimpulan dulu, baru laporan jangan diambil kesimpulan,” tutur Syafruddin.

Perseteruan antara Novel Baswedan dan Brigjen Aris berujung ke Polisi

Novel dilaporkan Brigjen Aris karena dianggap mencemarkan nama baik. Ucapan Novel dianggap sudah menyinggung pribadi dan kinerjanya.

“Intinya bahwa dari surat itu, media e-mail itu menyatakan Dirdik KPK diragukan integritasnya sebagai direktur. Kedua, Dirdik KPK adalah direktur terburuk sepanjang adanya KPK,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono.

Brigjen Aris melaporkan Novel pada 13 Agustus. Laporan ini langsung ditindaklanjuti polisi dengan melakukan gelar perkara pada 21 Agustus. Gelar perkara menghasilkan keputusan laporan Aris naik ke tahap penyidikan.

Soal e-mail Novel ini diungkap Aris saat menghadiri rapat Pansus Angket KPK di DPR pada Selasa (29/8). Aris mengaku tersinggung oleh isi e-mail Novel yang keberatan atas mekanisme pengangkatan penyidik dari Polri. Novel menganggap mekanisme itu tidak sesuai dengan aturan internal KPK.

“Pada 14 Februari 2017, ada e-mail yang menyerang secara personal, tentu saya marah tersinggung terhina. Tidak terintegritas,” kata Aris di rapat Pansus Angket KPK.

 

Baca juga : Soal Proses Cepat Laporan Dirdik KPK, ICW: Heran ini, Polisi Terlalu Gegabah

 

 

Sumber berita Soal Kasus Email Novel Naik Ke Penyidikan, Wakapolri: Belum Tentu Ada Unsur Pidana : detik

Mister

Recent Posts

Prabowo Apresiasi Timnas Indonesia Juara Piala ASEAN 2026

Prabowo apresiasi Timnas Indonesia juara piala ASEAN 2026 Kemenangan Timnas Indonesia di final FIFA ASEAN…

11 jam ago

Garuda Juara Piala ASEAN 2026, Erick Thohir sebut Rasa Bangga

Garuda juara piala ASEAN 2026, Erick Thohir sebut rasa bangga Kemenangan Timnas Indonesia atas Thailand…

11 jam ago

Hasil Final Timnas Garuda vs Thailand, Juara Piala ASEAN 2026

Hasil final Timnas Garuda Vs Thailand, juara piala ASEAN 2026 Pertandingan yang berlangsung di Stadion…

12 jam ago

Nyai Hj Machfudhoh Aly Ubaid Wafat, Muhammadiyah Berduka

Nyai Hj Machfudhoh Aly Ubaid wafat, Muhammadiyah berduka Duka menyelimuti keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU)…

12 jam ago

Jennifer Siap Manjakan Justin Jika Cetak Gol Lawan Thailand

Jennifer Coppen manjakan Justin cetak gol lawan Thailand Bukan perhiasan atau barang mewah yang disiapkan…

21 jam ago

Wasit Uzbekistan Pimpin Garuda Vs Thailand, FIFA ASEAN Cup 2026

Wasit Uzbekistan pimpin Garuda Vs Thailand, FIFA ASEAN Cup 2026 Pertandingan Timnas Indonesia melawan Thailand…

22 jam ago

This website uses cookies.