Nasional

Sopir Travel Dipaksa KKB ucapkan Papua Merdeka sama Senjata

Sopir travel dipaksa KKB ucapkan Papua Merdeka sama senjata

Peristiwa yang melibatkan seorang sopir travel di Papua Pegunungan menjadi perhatian setelah rekaman video berdurasi sekitar 40 detik tersebar di media sosial.

Dalam video tersebut, seorang pria yang disebut sebagai Aris Sanda terlihat dikelilingi sejumlah anggota kelompok bersenjata.

Aris diketahui merupakan sopir asal Toraja yang telah bekerja di Papua selama bertahun-tahun.

Saat berada dalam penguasaan kelompok tersebut, ia tampak diminta menyampaikan kalimat yang berkaitan dengan kemerdekaan Papua.

Tidak hanya diminta berbicara, Aris juga terlihat memegang sebuah bendera yang dibawa oleh kelompok bersenjata.

Seorang pria dalam rekaman tersebut tampak mengarahkan senjata kepada Aris ketika meminta dirinya mengucapkan pernyataan tertentu.

Dalam video itu, Aris sempat menceritakan pengalamannya bekerja sebagai pengemudi travel di Papua.

Ia menyebut telah menjalani pekerjaan tersebut sejak 2013 dan masih terus melayani perjalanan hingga saat kejadian.

Informasi yang beredar menyebut insiden tersebut berlangsung di jalur Trans Wamena-Nduga.

Aris disebut sedang membawa penumpang ketika kendaraan yang dikemudikannya dihentikan oleh kelompok bersenjata.

Para penumpang kemudian dipisahkan dari Aris. Setelah itu, muncul rekaman yang memperlihatkan Aris seorang diri sambil memegang bendera dan menyampaikan pernyataan mengenai Papua.

Kabar selanjutnya menyebut Aris menjadi korban penembakan. Aparat keamanan kemudian melakukan pencarian untuk memastikan kondisi serta keberadaan sopir tersebut.

Peristiwa ini mendapat perhatian lebih luas karena terjadi di tengah situasi keamanan Papua yang masih menjadi perhatian.

Pemerintah juga sebelumnya mengecam aksi kekerasan terhadap masyarakat sipil di wilayah tersebut.

Juru Bicara Kementerian Hak Asasi Manusia, Thomas Harming Suwarta, menegaskan bahwa kekerasan terhadap warga sipil tidak dapat dibenarkan.

Ia meminta kasus penembakan warga sipil di Jayawijaya ditangani secara menyeluruh dan pihak yang bertanggung jawab diproses sesuai hukum.

Baca juga: Istri Purbaya bicara usai suaminya dicopot Prabowo dari Menkeu
Penguin

Recent Posts

Artis Raffi Ahmad Diboikot, Amy Qanita Ungkap Kesedihannya

Artis Raffi Ahmad diboikot, Amy Qanita ungkap kesedihannya Ribuan kritik yang mengarah kepada Raffi Ahmad…

1 minggu ago

Modus Dua Suami di Surabaya Jual Istri, Tarif Tembus Rp1 Juta

Modus dua suami di Surabaya jual istri, tarif tembus Rp1 juga Dugaan praktik perdagangan orang…

1 minggu ago

Mitchell Baker Bersinar, Georgetown petik Kemenangan

Mitchell Baker Bersinar, Georgetown petik Kemenangan Nama Mitchell Baker kembali menjadi perhatian setelah striker Timnas…

1 minggu ago

6.097 Dapur MBG terancam Berhenti Operasi, Apa penyebabnya?

6.097 dapur MBG terancam berhenti operasi, apa penyebabnya? Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini menghadapi…

1 minggu ago

Vietnam Dapat Kepercayaan Gelar Piala AFF U-23 2027

Vietnam dapat kepercayaan gelar Piala AFF U-23 2027 Vietnam akan mencatat sejarah baru dalam perjalanan…

1 minggu ago

Tindak Pelaku pembakaran Karhutla, Polda tetapkan 33 tersangka

Tindak pelaku pembakaran Karhutla, Polda tetapkan 33 tersangka Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla)…

1 minggu ago

This website uses cookies.