Sri Rahayu Penghina Jokowi Nampak Tenang Minta Dukungan Keluarga
Perkara ujaran kebencian kepada Presiden Jokowi yang menjerat tersangka Sri Rahayu Ningsih dilimpahkan ke Kejari Cianjur. Sri terlihat tenang saat diantar pengacara serta penyidik dari Kejagung.
Perempuan tersebut tiba di kantor Kejari Cianjur, Jawa Barat, Kamis (28/9/2017). Berjilbab dan berpakaian serba biru, Sri meladeni rentetan pertanyaan para awak media.
“Harapan saya untuk dukungan mental dan doa juga support dari keluarga. Apa yang saya perbuat karena keinginan saya agar Indonesia ini ada perubahan yang lebih baik dari zaman sekarang,” kata Sri.
Sri membantah keras terlibat jaringan Saracen. Ia menyebut apa yang diungkapkannya di media sosial (medsos) ialah hak demokrasi sebagai warga negara.
“Saya juga punya suara. Wajar dong kita punya pendapat pro dan kontra, itu hal biasa,” imbuhnya.
“Harapan saya perubahan agar negara ini jauh lebih baik. Toh bukan saya saja yang mem-posting seperti itu, banyak juga yang lainnya,” Sri menegaskan.
Sementara itu, T Eddy Edward, pengacara Sri, berharap apa yang diajukan kepolisian maupun kejaksaan tidak menyudutkan kliennya. Ia menjelaskan Sri terjerat pencemaran nama baik dan UU ITE.
“Klien kami tidak ada kaitan dengan Saracen. Dia dituduh masuk ke dalam organisasi, tapi mudah-mudahan kita bisa membuktikan klien kami tidak terlibat dan tuduhan itu tidak terbukti. Apa yang dia lakukan lebih kepada jeritan anak bangsa yang memiliki nasionalisme tinggi,” tutur Eddy.
Sumber Berita Sri Rahayu Penghina Jokowi Nampak Tenang Minta Dukungan Keluarga : Detik.com
Abu Vulkanik Krakatau capai Jakarta, GMPK DKI bagi masker Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang…
3 ASN Jayawijaya tewas korban tembakan KKB, berikut profilnya Tugas pelayanan kepada masyarakat di Papua…
BGN hapus 1.653 sekolah dari penerima makan bergizi gratis Sebagian sekolah tidak lagi tercatat sebagai…
Rekaman video call diduga penembak 3 ASN Jayawijaya viral Kasus penembakan tiga ASN Dinas Pertanian…
Mahasiswa UIN Jakarta desak dugaan korupsi diusut tuntas Dugaan korupsi yang dikaitkan dengan pengelolaan UIN…
Santriwati di Sleman diduga jadi korban kiai, kini hamil 8 bulan Kasus dugaan kekerasan seksual…
This website uses cookies.