Nasional

Sukmawati Minta Polisi Menangkap Habib Rizieq Jika Pulang Ke Indonesia

Sukmawati Minta Polisi Menangkap Habib Rizieq Jika Pulang Ke Indonesia

Sukmawati Soekarnoputri meminta kepolisian menangkap Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab. Pimpinan FPI itu dikabarkan akan pulang ke Indonesia dalam waktu dekat ini, untuk menghadiri acara reuni alumni 212.

Putri Soekarno ini menegaskan dirinya tak akan menyerah sampai Rizieq diproses secara hukum di pengadilan. “Orang kurang ajar tidak boleh didiamkan saja,” kata Sukmawati saat dihubungi Tempo di Jakarta, Senin, 27 November 2017.

Sebelumnya, pada 27 Oktober 2016 lalu, Sukmawati melaporkan Rizieq ke Kepolisian Daerah Jawa Barat karena dianggap menodai Pancasila, sebagaimana dimaksudkan dalam Pasal 154a Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan/atau Pasal 310 KUHP dan/atau Pasal 57a juncto Pasal 68 Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan.

Laporan tersebut didasarkan atas video Rizieq saat mengisi ceramah di wilayah Jawa Barat yang diduga beredar sekitar tahun 2015. Dalam video tersebut, Rizieq menyebut, “Pancasila Soekarno ketuhanan ada di pantat, sedangkan Pancasila piagam Jakarta ketuhanan ada di kepala.” Pada 30 Januari 2017, Rizieq ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus dugaan penodaan lambang negara ini.

Sukmawati Soekarnoputri dan Habib Rizieq

Rizieq kemudian ditetapkan sebagai buron oleh Kepolisian Daerah Metro Jaya sejak 31 Mei 2017 lalu. Penetapan ini dilakukan sehari setelah Rizieq ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus lain yaitu dugaan pornografi bersama Firza Husein.

Rizieq dikabarkan berada di Arab Saudi. Lama berada di sana, Rizieq dikabarkan akan hadir dalam hajatan reuni Alumni 212 yang akan digelar di Jakarta, Sabtu, 2 Desember 2017. Acara ini merupakan bagian dari reuni setahun gerakan bela Islam 212.

Meski demikian, Sukma tetap meragukan kepulangan dari Rizieq. “Apa betulan mau pulang, atau hanya jadi pemancing?” ujarnya.

Kabar kepulangan Rizieq memang bukan kali ini saja. Pada akhir September 2017 lalu, Imam Besar FPI ini juga disebut akan pulang ke Indonesia setelah melakukan ibadah haji. Namun, ternyata waktu kepulangan Rizieq diundur dengan alasan masih ada urusan.

Terkait dengan perkembangan kasus yang dilaporkannya, Sukma mengatakan belum ada perkembangan. “Memang terhenti karena yang harus diperiksa (Rizieq) justru kabur,” ujarnya.

Rizieq Shihab sendiri telah pernah memberikan klarifikasi atas konten ceramahnya tersebut. Menurut dia, ceramahnya itu merupakan bagian dari tesisnya di University of Malaya, Malaysia yang berjudul “Pengaruh Pancasila terhadap Penerapan Syariat Islam di Indonesia.” Pihak yang mempersoalkan isi ceramah tersebut, kata Rizieq, sama saja dengan melakukan kriminalisasi terhadap tesis ilmiah.

 

(Baca juga: REUNI 212 DI MONAS, RIZIEQ SYIHAB BELUM DIPASTIKAN BERANI HADIR)

 

Sumber Berita Sukmawati Minta Polisi Menangkap Habib Rizieq Jika Pulang Ke Indonesia : Tempo.co

Mister

Recent Posts

Anggaran Program MBG Sentuh US$4,24 Miliar Per April 2026

Anggaran program MBG sentuh US$4,24 miliar per April 2026 Nilai yang sangat pantastis itu langsung…

7 jam ago

Tas Branded Sandra Dewi Hasil Sitaan Korupsi Terjual Cepat

Tas branded Sandra Dewi hasil sitaan korupsi terjual cepat Tas yang dilelang berasal dari brand…

2 hari ago

Jurnalis Indo Bakal Dapat Perlindungan dari Kementerian HAM

Jurnalis Indo bakal dapat perlindungan dari Kementerian HAM Langkah ini menjadi perhatian karena termasuk keamanan…

2 hari ago

Review Film “Keluarga Suami Adalah Hama” yang Bikin Emosi

Review film "Keluarga suami adalah hama" yang bikin emosi Film “Keluarga Suami Adalah Hama” resmi…

2 hari ago

Rifky Alhabsyi Akhirnya Punya Anak Setelah 9 Tahun Menunggu

Rifky Alhabsyi akhirnya punya anak setelah 9 tahun menunggu Istri dari artis Rifky Alhabsyi, Yulia…

3 hari ago

Kabar Mengejutkan Bunda Corla Dipecat dari Kerjanya di Jerman

Kabar mengejutkan Bunda Corla dipecat dari kerjanya di Jerman Kabar ini mulai ramai setelah sejumlah…

3 hari ago

This website uses cookies.