Politik

Sumarsono Dulu Tolak Kolam DPRD DKI: Anggarannya Mengada-ada

Sumarsono Dulu Tolak Kolam DPRD DKI: Anggarannya Mengada-ada

Sekretariat Dewan menganggarkan renovasi kolam air mancur DPRD DKI sebesar Rp 620 juta. Dirjen Otda Sumarsono (Soni) yang pernah menjabat Plt Gubernur DKI 2016 menjelaskan alasan penolakan anggaran kolam pada pembahasan APBD 2017 lalu.

“Waktu jadi Plt Gubernur, waktu itu nggak disepakati. Karena disampaikan di surat evaluasi itu, sebenarnya kalau tidak salah saya lupa ya itemnya. Yang jelas anggarannya terlalu besar, waktu itu Rp 500 juta. Pokoknya anggarannya nggak masuk akal, terlalu besar, terlalu mengada-ada,” kata Soni saat dihubungi, Rabu (22/11/2017).

Sumarsono

Soni mengatakan data perbaikan renovasi tersebut dinilai tidak wajar. Dia meminta anggaran kolam tersebut dikaji kembali.

“Harusnya dikaji kembali itu harus ada perencanaan teknis yang membuat perhitungan betul proposal dari kolam itu. Nilai teknisnya, RAB (Rancangan Anggaran Biaya) nya detail engineeringnya, sampai masuk akal,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui, nilai anggaran untuk rehabilitasi kolam air mancur DPRD adalah sebesar Rp 620.715.162,00. Nilai anggaran yang dapat dilihat di situs e-APBD DKI tersebut kemudian diperinci kembali.

Ada anggaran untuk membeli bibit bunga, yaitu Bougenville vareigata, kamboja merah tinggi, pohon pucuk merah, puring bor, dan rumput gajah mini. Totalnya mencapai Rp 11.388.740.

Ada juga biaya untuk pemeliharaan mesin pompa, pemeliharaan jaringan teknologi informasi, pemeliharaan gedung, pengadaan mesin pompa, pengadaan konstruksi reservoir, hingga pengadaan tanaman.

 

(Baca juga: TERKAIT PILPRES DAN PILGUB 2019, ADA NIAT MENJEBAK ANIES-SANDI DI RAPBD 2018)

 

Sumber Berita Sumarsono Dulu Tolak Kolam DPRD DKI: Anggarannya Mengada-ada : Detik.com

Mister

Recent Posts

Rebecca Effort ke Belgia Demi Beri Kejutan Spesial Ultah Jennifer

Rebecca effort ke Belgia demi beri kejutan spesial ultah Jennifer Di tengah momen perayaan di…

12 jam ago

Eks Dirut KBS Resmi jadi Tersangka Kasus Korupsi Pakan Fiktif

Eks Dirut KBS resmi jadi tersangka kasus korupsi pakan fiktif Kejaksaan Tinggi (Kejari) Jawa Timur…

14 jam ago

Puan Ketuk Palu, RUU Surga Investasi PFII Resmi Sebagai UU

Puan ketuk palu, RUU Surga Investasi PFII resmi sebagai UU DPR RI telah resmi menyepakati…

16 jam ago

Gerindra Nilai Hotman Tak Etis Seret Prabowo ke Ranah Hukum

Gerindra nilai Hotman tak etis seret Prabowo ke ranah hukum Partai Gerindra menegaskan Presiden RI…

17 jam ago

Nanik S Mundur dari Kepala BGN, demi Pemulihan Kesehatannya

Nanik S mundur dari kepala BGN, demi pemulihan kesehatannya Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik…

1 hari ago

Yudi Purnomo Bongkar Kecurigaan soal Fasilitas Khusus Hotman

Yudi Purnomo bongkar kecurigaan soal fasilitas khusus Hotman Mantan penyidik KPK, Yudi Purnomo Harahap, meminta…

1 hari ago

This website uses cookies.