Nasional

Target 2029 Zulhas: 75% Persoalan sampah Indonesia harus Beres

Target 2029 Zulhas: 75% Persoalan sampah Indonesia harus beres

Persoalan sampah nasional mulai diarahkan untuk ditangani dengan banyak pendekatan. Pemerintah tidak hanya mengandalkan teknologi pengolahan sampah menjadi listrik, tetapi juga menyiapkan sejumlah metode lain untuk menekan jumlah sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas menyebut PSEL hanya menjadi salah satu bagian dari strategi tersebut.

Berdasarkan proyeksi pemerintah, limbah teknologi terhadap energi diperkirakan menangani sekitar 22,5 persen dari total sampah nasional pada tahun 2029.

Sementara itu, jumlah timbulan sampah diperkirakan mencapai 146.780 ton setiap hari.

Kondisi tersebut membuat pemerintah perlu menggabungkan berbagai metode agar permasalahan sampah dapat terselesaikan dari hulu hingga hilir.

PSEL akan lebih difokuskan pada wilayah perkotaan dan kawasan aglomerasi. Di sisi lain, sampah dari rumah tangga akan diarahkan untuk ditangani sejak dari sumbernya.

Salah satu caranya melalui pemilahan sampah organik. Program tersebut diperkirakan dapat memberikan kontribusi pengurangan sampah sekitar 12,4 persen.

Pemerintah juga mengandalkan TPS 3R dan Bank Sampah Induk.

Sistem pengelolaan secara komunal dengan kapasitas sekitar 5 sampai 10 ton per hari ini ditargetkan mampu menekan 19,8 persen timbulan sampah.

Metode lain yang disiapkan adalah TPST dengan teknologi Refuse Derived Fuel atau RDF.

Sampah akan diproses menjadi bahan bakar alternatif yang dapat dimanfaatkan, terutama oleh industri semen.

Skema RDF yang ditargetkan mampu mengurangi permasalahan sampah hingga 25,3 persen.

Pemerintah juga menyiapkan TPST non-RDF dengan teknologi pirolisis yang dapat mengubah sampah menjadi bahan bakar minyak

Kontribusi teknologi tersebut diproyeksikan mencapai 20 persen. Selain mengolah sampah baru, pemerintah juga berencana menangani tumpukan sampah lama yang masih berada di sejumlah TPA.

Untuk pekerjaan tersebut, TNI Angkatan Darat akan dilibatkan dalam proses pengolahan sampah lama.

Langkah ini diharapkan dapat membantu mengurangi beban TPA yang selama ini menjadi salah satu permasalahan utama.

Zulhas menargetkan seluruh pendekatan tersebut dapat berjalan secara bersamaan.

Jika berbagai program terlaksana sesuai rencana, pemerintah optimistis 70 hingga 75 persen permasalahan sampah Indonesia dapat terselesaikan pada tahun 2029.

Penguin

Recent Posts

Prabowo Sengaja Tak Datang Awal ke NTT, Ini Alasan di Baliknya

Prabowo sengaja tak datang awal ke NTT, ini alasan di baliknya Presiden Prabowo Subianto akhirnya…

37 menit ago

Heniwaty Ibunda Deddy Corbuzier Meninggal di Usia 89 Tahun

Heniwaty ibunda Deddy Corbuzier meninggal di usia 89 tahun Kepergian Heniwaty membawa kabar duka bagi…

2 jam ago

10 Tahun untuk Hijaukan NTT, Target yang Dijanjikan Prabowo

10 Tahun untuk hijaukan NTT, target yang dijanjikan Prabowo Presiden Prabowo Subianto ingin melihat kawasan…

2 jam ago

Guru Non-ASN Mengadu ke DPR, Minta Kepastian Nasib di 2027

Guru Non-ASN mengadu ke DPR, minta kepastian nasib di 2027 Perwakilan guru non-ASN menyambangi Gedung…

10 jam ago

Ramai Alamat Rumah Jennifer Coppen tersebar, Ulah Oknum Ojol

Ramai alamat rumah Jennifer Coppen tersebar, ulah oknum Ojol Jennifer Coppen lagi menghadapi persoalan yang…

10 jam ago

Indra Bruggman Sukses jadi Pengusaha, mau Pensiun dari Aktor?

Indra Bruggman sukses jadi pengusaha, mau pensiun dari aktor? Nama Indra Bruggman sudah lama dikenal…

1 hari ago

This website uses cookies.