Terganggu Penutupan Jalan Jati Baru, Warga Bisa Gugat Anies ke PTUN
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memilih menutup Jalan Jati Baru, Tanah Abang, dari pukul 08.00 Wib sampai 18.00 Wib, buat lapak para PKL berjualan. Langkah itu dilakukan sebagai penataan PKL di Tanah Abang.
Kebijakan ini menuai polemik, sebagai orang menilai kebijakan ini telah melanggar aturan dimana fungsi jalan yang seharusnya digunakan untuk kendaraan berlalu lalang namun digunakan untuk berjualan.
Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI Bestari Barus mengatakan bagi masyarakat yang merasa tidak senang dan merasa terganggu, kata dia bisa melaporkan Pemprov DKI Jakarta ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).
“Bagi masyarakat yang tidak suka atau terganggu dengan kebijakan itu kan bisa menggungat kepada PTUN gitu loh. Itu kan kebijakan tata usaha negara, digugat di PTUN,” ungkap Bestari saat dihubungi merdeka.com, Senin (25/12).
Bestari juga mengungkapkan jika kebijakan ini dibuat terburu-buru tanpa dipikirkan sebab akibatnya dalam jangka panjang. Untuk itu dia meminta kebijakan ini untuk ditinjau kembali dengan mengembalikan fungsi jalan untuk kendaraan bukan untuk berjualan.
“Fungsinya harus dikembalikan itukan jalan, jalan itu untuk kendaraan roda empat, roda dua dan seterusnya. Kalau trotoar kan untuk orang, kalau pedagang disediakan di dalam pasar,” ujarnya.
Lanjutnya lebih baik PKL-PKL ini tempat di Pasar-pasar yang kosong salah satunya Blok G ini akan lebih bermanfaat daripada berjualan di badan jalan.
“Bagaimana itu kan ada bagian PD Pasar Jaya yang bisa memberikan masukan, tempat masih banyak yang kosong. Kalau dagang di jalan akan menimbulkan persoalan baru.”
Baca juga : Kemendagri Harap DPRD Panggil Anies Terkait Penataan Tanah Abang
Sumber berita Terganggu Penutupan Jalan Jati Baru, Warga Bisa Gugat Anies ke PTUN : merdeka.com
Rebecca effort ke Belgia demi beri kejutan spesial ultah Jennifer Di tengah momen perayaan di…
Eks Dirut KBS resmi jadi tersangka kasus korupsi pakan fiktif Kejaksaan Tinggi (Kejari) Jawa Timur…
Puan ketuk palu, RUU Surga Investasi PFII resmi sebagai UU DPR RI telah resmi menyepakati…
Gerindra nilai Hotman tak etis seret Prabowo ke ranah hukum Partai Gerindra menegaskan Presiden RI…
Nanik S mundur dari kepala BGN, demi pemulihan kesehatannya Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik…
Yudi Purnomo bongkar kecurigaan soal fasilitas khusus Hotman Mantan penyidik KPK, Yudi Purnomo Harahap, meminta…
This website uses cookies.