Politik

Terkait Pihak yang Sembunyikan Miryam KPK Akan Jerat

Terkait Pihak yang Sembunyikan Miryam KPK Akan Jerat

Anggota DPR Fraksi Hanura Miryam S. Haryani disebut berpindah-pindah tempat pada saat berstatus sebagai buronan. Ia tercatat sempat berada di Bandung sebelum akhirnya tertangkap di Hotel Grand Kemang Jakarta Selatan.

Kepala Tim Satuan Tugas kasus Miryam, Tessa Mahardika, menyebut pihak yang membantu Miryam untuk sembunyi bisa dijerat pidana menghalangi penyidikan sebagaimana diatur pada pasal 21 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Diduga ada pihak-pihak yang turut membantu Miryam bersembunyi dari penyidik KPK. Pada saat ditangkap, Miryam diketahui sedang bersama dengan adiknya dan sedang menunggu seseorang.

“Itu masuk dalam pertimbangan kami,” kata Tessa, di Gedung KPK, Jakarta, Senin (1/5).

(Baca juga: KEPUTUSAN TERAKHIR AKHIRNYA MIRYAM DIJEBLOSKAN KE RUTAN KPK)

Kendati demikian, Tessa menyebut penyidik masih akan fokus menyelesaikan berkas pemeriksaan Miryam terlebih dahulu. Sebab Miryam sudah beberapa kali mangkir dari pemeriksaan penyidik.

“Sebenarnya kami harapkan ibu MSH bisa hadir pada saat pemanggilan pertama, supaya proses bisa cepat, supaya tidak memakan waktu lama. Namun ada hal-hal yang tidak dikehendaki,” ujar dia.

KPK menjerat Miryam dengan pasal 22 tentang Undang-Undang Pemberantasan Korupsi. Miryam menjadi tersangka karena diduga memberikan keterangan tidak benar dalam persidangan perkara dugaan korupsi proyek e-KTP.

Saat ini Miryam sudah menjadi tahanan KPK. Miryam ditahan usai pemeriksaan penyidik hampir selama 6 jam.

 

Sumber Berita Terkait Pihak yang Sembunyikan Miryam KPK Akan Jerat : Kumparan.com

Mister

Recent Posts

Rebecca Effort ke Belgia Demi Beri Kejutan Spesial Ultah Jennifer

Rebecca effort ke Belgia demi beri kejutan spesial ultah Jennifer Di tengah momen perayaan di…

12 jam ago

Eks Dirut KBS Resmi jadi Tersangka Kasus Korupsi Pakan Fiktif

Eks Dirut KBS resmi jadi tersangka kasus korupsi pakan fiktif Kejaksaan Tinggi (Kejari) Jawa Timur…

14 jam ago

Puan Ketuk Palu, RUU Surga Investasi PFII Resmi Sebagai UU

Puan ketuk palu, RUU Surga Investasi PFII resmi sebagai UU DPR RI telah resmi menyepakati…

16 jam ago

Gerindra Nilai Hotman Tak Etis Seret Prabowo ke Ranah Hukum

Gerindra nilai Hotman tak etis seret Prabowo ke ranah hukum Partai Gerindra menegaskan Presiden RI…

17 jam ago

Nanik S Mundur dari Kepala BGN, demi Pemulihan Kesehatannya

Nanik S mundur dari kepala BGN, demi pemulihan kesehatannya Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik…

1 hari ago

Yudi Purnomo Bongkar Kecurigaan soal Fasilitas Khusus Hotman

Yudi Purnomo bongkar kecurigaan soal fasilitas khusus Hotman Mantan penyidik KPK, Yudi Purnomo Harahap, meminta…

1 hari ago

This website uses cookies.