Ternyata Anak Buah Lulung Mengaku Bukan Pemilik Ferrari B 1 RED
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana alias Lulung mengatakan, anak buahnya, Andi Firmansyah bukanlah pemilik mobil mewah Ferrari California berpelat nomor B 1 RED. Lulung mengaku langsung menelepon Andi setelah ramai pemberitaan media massa.
Kepada Lulung, Andi mengaku tak mengetahui keberadaan mobil mewah tersebut, apalagi kepemilikannya.
“Itu, kan, mobil mewah, dia bilang tidak mungkin dia beli mobil begitu. Dia malah kaget kok tiba-tiba ada yang menggunakan namanya seperti itu,” kata Lulung kepada Kompas.com, Jumat (26/1/2018).
Menurut Lulung, Andi merasa hal ini merupakan pencemaran nama baik, sehingga pihaknya akan mengusut kasus ini hingga tuntas.
Sebelumnya, kepemilikan Ferrari B 1 RED ramai dibicarakan publik. Sebab Ketua DPR RI Bambang Soesatyo pernah mengunggah foto dirinya di depan mobil tersebut di akun media sosial miliknya. Meski demikian, pria yang akrab disapa Bamsoet itu tak pernah terdaftar sebagai pemilik kendaraan tersebut.
Berdasarkan data Samsat Jakarta Barat, pemilik pertama mobil tersebut adalah Andi Firmansyah. kendaraan tersebut sudah terdaftar sejak 22 September 2014. Sejak saat itu pula tidak ada perubahan data kepemilikan.
Selain itu, Andi Firmansyah tercatat menunggak pajak Ferrari tersebut hingga Rp 364 juta. Surat tanda nomor kendaraan (STNK) juga mati sejak 2015.
Baca juga : Lulung Mengaku Pemilik Ferrari B 1 RED Bekas Pegawainya
Sumber berita Ternyata Anak Buah Lulung Mengaku Bukan Pemilik Ferrari B 1 RED : kompas.com
Ceramah Habib Alwi Assegaf diprotes, inilah sindiran Sekjen MUI Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), Amirsyah…
700 BUMN Merugi di era Prabowo, Penutupan ditargetkan 2026 Presiden Prabowo Subianto berencana penutupan jumlah…
Andre Taulany dan Amanda Rigby romantis saat Liburan di Italia Andre Taulany kembali ramai setelah…
Dedi Mulyadi srukan Resolusi Jihad anggaran di Hari Santri 2026 Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi…
Puan minta balita jadi prioritas penanganan bencana Karhutla Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah…
Yusril sebut, korupsi bikin pejabat BUMN takut ambil risiko Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi…
This website uses cookies.