Tertangkap Polisi, Penghina Brimob Yang Tertembak di Papua Dengan Sebut Ekor
[Admin tidak bosan-bosannya mengingatkan agar saudara-saudara sekalian lebih bijak lagi dalam menggunakan media sosial]
Mohon ijin melaporkan pada hari Jumat, 27 Oktober 2017 pukul 22.25 WIB Satgas Patroli Siber telah melakukan penangkapan terhadap pelaku penghinaan melalui Medsos
Tersangka :
Pemilik akun FB Ilham Kompiuter
Identitas Asli :
Nama : IR DAHIRMANTO
Umur : 38 TAHUN
Alamat : Perumahan Pesona Villa Mas II RT 05 RW 03 Kelurahan Jatirangon, Bekasi
Barang Bukti disita :
1. Satu buah hp merk Xiaomi
1 satu buah simcard Xl dengan no hp 081804553544
1 Satu buah Laptop merk Acer
Modus :
Tersangka mengakui kepemilikan akun FB Ilham Kompiuter dengan membuat tulisan kemudian dishare postingan tsb melalui facebook miliknya dengan konten :
– Konten hatespeech kepada pejabat negara dan tokoh nasional
– Penghinaan kepada Polri
– Konten hoax lainnya
Sebelum dilakukan penangkapan telah dilakukan pemeriksaan Ahli Bahasa bahwa konten dalam postingan merupakan larangan dalam UUTE sebagaimana Pasal 45 ayat 3 jo pasal 27 ayat 3 UU No. 19 Tahun 2016 ttg perubahan atas UU No.
11 Tahun 2008 ttg Informasi dan transaksi Elektronik dan/atau Pasal 207 KUHPidana;
Tindak lanjut dalam proses penyidikan oleh Dit Tipidsiber Bareskrim Polri
DUMM
Satgas Patroli Siber
(Baca juga: PRI INI NEKAT HINA BRIMOB YANG TEWAS DITEMBAK DI PAPUA BARAT DENGAN KATA EKOR)
Sumber Berita Tertangkap Polisi Penghina Brimob Yang Tertembak di Papua Dengan Sebut Ekor : Infomenia.net
Abu Vulkanik Krakatau capai Jakarta, GMPK DKI bagi masker Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang…
3 ASN Jayawijaya tewas korban tembakan KKB, berikut profilnya Tugas pelayanan kepada masyarakat di Papua…
BGN hapus 1.653 sekolah dari penerima makan bergizi gratis Sebagian sekolah tidak lagi tercatat sebagai…
Rekaman video call diduga penembak 3 ASN Jayawijaya viral Kasus penembakan tiga ASN Dinas Pertanian…
Mahasiswa UIN Jakarta desak dugaan korupsi diusut tuntas Dugaan korupsi yang dikaitkan dengan pengelolaan UIN…
Santriwati di Sleman diduga jadi korban kiai, kini hamil 8 bulan Kasus dugaan kekerasan seksual…
This website uses cookies.