TNI AD telah menyiapkan 12.000 prajurit untuk dikrimkan ke Gaza
Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) menyiapkan 12.000 prajurit untuk bergabung dalam pasukan perdamaian di Gaza.
Kepala Dinas Penerangan TNI AD, Kolonel Donny Pramono, mengatakan komposisi pasukan masih bersifat proyektif awal.
Namun, TNI AD diperkirakan menyumbang sekitar 60 persen dari total kebutuhan personel.
“Rencana awal memproyeksikan bahwa dari total sekitar 20.000 pasukan perdamaian, porsi TNI AD berada pada kisaran 60 persen,” kata Kepala TNI AD, Donny, Rabu 26 November 2025.
Kemudian Angkatan Laut 25 persen dan Angkatan Udara 15 persen.
Penetapan angka final akan ditentukan Mabes TNI seiring evaluasi perkembangan misi dan kebutuhan teknis di lapangan.
Donny menjelaskan bahwa TNI AD siap menjalankan apa pun keputusan negara dan memastikan persiapan pasukan dilakukan terkoordinasi di bawah satu komando.
“Seluruh proses dipersiapkan cermat, hati-hati dan terintegrasi dengan dua matra lainnya. Setiap langkah tetap berada dalam satu kebijakan,” ungkapnya.
Sebelumnya, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto berencana mengerahkan pasukan perdamaian ke Gaza melalui Yordania.
Pemerintah menyiapkan pasukan dengan spesifikasi pendukung kemanusiaan, terutama kesehatan dan konstruksi.
Pengiriman dilakukan menyusul sinyal positif gencatan senjata juga proses pelucutan senjata antara Palestina.
Dituduh netizen gunakan APBD untuk Umrah, Om Zein klarifikasi Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein atau…
Eks Bupati Gowa Sitti Husniah ditahan terkait dugaan korupsi Mantan Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang,…
Viral, Orang Tua Diduga Bersikap Kasar kepada Dua Balita di Lift Video dari kamera pengawas…
Tombol SOS tak sengaja tertekan, penumpang langsung panik Penumpang Commuter Line mendadak bunyi alarm setelah…
Minta uang beli narkoba, pemuda ini diduga aniaya ibu kandung Laporan warga mengenai dugaan kekerasan…
Kabar duka, mantan Panglima TNI Widodo Adi Sutjipto meninggal Kabar meninggalnya mantan Panglima Tentara Nasional…
This website uses cookies.