Nasional

Video Anies Baswedan Ganti Istilah Pribumi di Pengajian Muhammadiyah

Video Anies Baswedan Ganti Istilah Pribumi di Pengajian Muhammadiyah

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Zulkifli Hasan hadir bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam Pengajian Bulanan Muhammadiyah pada Jumat malam, 10 November 2017.

Berbicara sebagai salah satu narasumber, Zulkifli, yang juga Ketua Umum Partai Amanat Nasional, mengungkit lagi pernyataan Anies yang jadi polemik tentang pribumi dalam pidato inagurasinya ketika baru dilantik pada 16 Oktober 2017.

“Tadi saya mau bilang pribumi, tapi Pak Anies sudah pernah diprotes,” katanya di gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya Nomor 62, Menteng, Jakarta Pusat.

Sebelumnya, Zulkifli mengungkapkan berbagai permasalahan yang ada di Jakarta, termasuk kemiskinan dan kesenjangan sosial. Menurut dia, 5 persen jumlah pengusaha Tionghoa di Jakarta mampu mengungguli 95 persen pengusaha lokal. Dia mengatakan semula akan menyebut pengusaha lokal sebagai pribumi tapi dibatalkan sebab Anies pernah diprotes karena istilah pribumi.

“Jadi saya pakai istilah pengusaha lokal saja,” kata Zulkifli disambut tawa Anies dan ratusan jemaah pengajian yang hadir dalam acara pengajian itu.

Gubernur Anies Baswedan menuai kritik keras dari berbagai kalangan termasuk Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo. Bahkan, dia sempat diadukan ke polisi karena istilah pribumi yang diucapkannya tak sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 26 Tahun 1998 yang melarang penggunaan kata pribumi dan nonpribumi dalam pemerintahan.

Menanggapi sentilan Zulkifli, Anies Baswedan membela diri dengan mengatakan apa salahnya menggunakan satu kata yang ramai dibicarakan tersebut. Tapi, dia mengakui faktanya memang banyak sekali yang protes gara-gara istilah pribumi. Kemudian Anies mengganti istilah pribumi dengan “satu kata yang ramai dibicarakan itu”.

Anies lalu melontarkan perumpamaan, “Kalau kaki kita luka, lalu berjalan ke pantai dan terkena air laut terasa perih, maka jangan marahi airnya tapi obati lukanya.” Tepuk tangan riuh pun membahana.

Setelah menerangkan soal istilah pribumi, Anies Baswedan kembali menegaskan bahwa dia hanya ingin membangun persatuan. Tetapi persatuan tidak mungkin terwujud jika masih ada ketimpangan sehingga harus diperbaiki ketimpangannya kemudian akan terwujud persatuan.

 

 

Baca juga : Video Anies Curhat Soal Demo Buruh di Pengajian Muhammadiyah

 

 

Sumber berita Video Anies Baswedan Ganti Istilah Pribumi di Pengajian Muhammadiyah : tempo.co

Mister

Recent Posts

Ceramah Habib Alwi Assegaf Diprotes, Inilah Sindiran Sekjen MUI

Ceramah Habib Alwi Assegaf diprotes, inilah sindiran Sekjen MUI Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), Amirsyah…

11 jam ago

700 BUMN Merugi di Era Prabowo, Penutupan Ditargetkan 2026

700 BUMN Merugi di era Prabowo, Penutupan ditargetkan 2026 Presiden Prabowo Subianto berencana penutupan jumlah…

12 jam ago

Andre Taulany dan Amanda Rigby Romantis Saat Liburan di Italia

Andre Taulany dan Amanda Rigby romantis saat Liburan di Italia Andre Taulany kembali ramai setelah…

21 jam ago

Dedi Mulyadi Serukan Resolusi Jihad Anggaran di Hari Santri 2026

Dedi Mulyadi srukan Resolusi Jihad anggaran di Hari Santri 2026 Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi…

21 jam ago

Puan Minta Balita Jadi Prioritas Penanganan Bencana Karhutla

Puan minta balita jadi prioritas penanganan bencana Karhutla Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah…

22 jam ago

Yusril Sebut, Korupsi Bikin Pejabat BUMN Takut Ambil Risiko

Yusril sebut, korupsi bikin pejabat BUMN takut ambil risiko Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi…

2 hari ago

This website uses cookies.