Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana tantrum sebut kepala BBWS berdusta soal data banjir
Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, tak bisa menahan emosinya dan terang-terangan meneriaki Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung, Elroy Koyari, dengan tudingan berbohong.
Kejadian itu terjadi di tengah paparan Elroy soal masterplan penanganan banjir dan pergeseran titik genangan di Kota Tapis Berseri.
Eva berdiri dari kusrinya, menunjuk ke arah paparan, dan berteriak yang kencang.
“BOHONG!” kata Eva Dwiana dengan berdiri dari kursinya.
Ia juga menuding paparan yang disampaikan BBWS tidak sesuai dengan fakta yang ia temukan di lapangan setiap kali turun meninjau banjir.
Menurutnya, kondisi sungai di Bandar Lampung sudah sangat semrawut akibat penyempitan aliran oleh bangunan hotel dan pemukiman warga.
Wali Kota yang sering disebut Bunda Eva itu mengakui adanya dilema besar dalam penerbitan sungai.
Berdasarkan aturan, seharusnya terdapat sempadan sungai minimal 3 meter yang bebas bangunan. Tetapi, ia mengaku masih mengedepankan sisi kemanusiaan.
“Secara aturan harus kosong 3 meter, tapi kita masih pakai ‘perasaan’. Sisi manusiawi kita kedepankan untuk tidak asal gusur, tapi dampaknya aliran sungai tertutup,” katanya.
Kemarahan Eva merupakan puncak dari frustasinya terhadap koordinasi penanganan banjir yang dianggapnya tidak benar.
Pendidikan digital diperkuat Prabowo, sekolah era modern Presiden Prabowo Subianto memperkuat langkah transformasi digital di…
Prabowo geram koruptor MBG, tegaskan hukuman harus tegas Presiden Prabowo Subianto melontarkan kritik keras terhadap…
MBG tetap lanjut, Prabowo minta ada perbaikan di setiap anak Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa…
Kepala BGN akan diselidiki penyebab keracunan MBG di Berastagi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono…
Komnas Perempuan minta visum gratis demi keadilan korban Ketua Komnas Perempuan Maria Ulfah Anshor menyoroti…
Pilih lewat jalur hukum, Ruben Onsu tak terima anak dihina Presenter Ruben Onsu akhirnya angkat…
This website uses cookies.