Yuvita minta keadilan, Taufik harus rasakan apa yang ia rasakan
Rasanya lega akhirnya Yuvita setelah mendengar kabar bahwa Taufik Hidayat, tersangka kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan yang dialaminya, berhasil di tangkap oleh aparat kepolisian.
Dari ruang perawatan rumah sakit, Yuvita menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang turut membantu hingga pelaku berhasil diamankan.
Namun, di balik rasa syukur itu, luka fisik dan trauma yang dialaminya selama bertahun-tahun masih membekas.
Dengan kondisi yang sekarang mengalami cacat permanen, Yuvita berharap proses hukum berjalan dengan seadil-adilnya.
Perempuan tersebut mengaku telah melalui masa-masa sulit sejak kasus itu terjadi.
Ia meminta agar pelaku dijatuhi hukuman yang setimpal atas perbuatan yang diduga telah merenggut masa depan dan kesehatannya.
“Saya ingin dia dihukum sebesar-beratnya, biar rasain apa yang saya rasain,” kata Yuvita.
Harapan yang sama juga disampaikan sang ayah yang selama ini mendampingi Yuvita menjalani perawatan di rumah sakit.
Keluarga berharap pelaku mendapatkan hukuman maksimal mengingat dampak yang harus ditanggung korban seumur hidup.
Sekarang, setelah Taufik Hidayat berhasil diamankan, keluarga berharap proses hukum dapat berjalan transparan dan memberikan keadilan bagi Yuvita.
Pernyataan tersebut menjadi sorotan dan memicu berbagai reaksi dari masyarakat.
Sebagian memberikan dukungan kepada Yuvita karena dianggap berani menyuarakan perasaannya secara terbuka.
Tidak sedikit pula yang berharap perkara ini dapat menjadi pelajaran bagi banyak orang.
“Minimal dicac*tin dulu itu si Topikkkk, minimal sama kaya mbaknya, baru masukin bui,” ketik netizen.
“Semangat vita, semoga cepat sehat kembali,” tulis @bonadavidmani.
“Kita lihat yaa hukum indonesia smoga berpihak kepdamu mbak,” tulis @stefa.nnny.
Abu Vulkanik Krakatau capai Jakarta, GMPK DKI bagi masker Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang…
3 ASN Jayawijaya tewas korban tembakan KKB, berikut profilnya Tugas pelayanan kepada masyarakat di Papua…
BGN hapus 1.653 sekolah dari penerima makan bergizi gratis Sebagian sekolah tidak lagi tercatat sebagai…
Rekaman video call diduga penembak 3 ASN Jayawijaya viral Kasus penembakan tiga ASN Dinas Pertanian…
Mahasiswa UIN Jakarta desak dugaan korupsi diusut tuntas Dugaan korupsi yang dikaitkan dengan pengelolaan UIN…
Santriwati di Sleman diduga jadi korban kiai, kini hamil 8 bulan Kasus dugaan kekerasan seksual…
This website uses cookies.