Nasional

Kecelakaan Maut Akibat Bus Alami Rem Blong di Puncak

Kecelakaan Maut Akibat Bus Alami Rem Blong di Puncak

Kecelakaan maut terjadi di kawasan Tanjakan Selarong, Puncak, Bogor. Dilaporkan ada empat orang meninggal dunia. Pihak kepolisian sudah melakukan penanganan para korban. Evakuasi kendaraan juga dilakukan.

Kasat Lantas Polres Bogor AKP Hasby Ristama yang ikut langsung melakukan evakuasi memberikan penjelasan kronologi kecelakaan yang terjadi pukul 17.30 WIB, Sabtu (22/4) itu.

Bus HS Transport bernopol AG-7057-UR yang dikemudikan Bambang Hernowo (51) bergerak dari arah Puncak menuju ke arah Gadog setiba di Tanjakan Selarong kendaraan hilang kendali. Bus mengalami rem blong.
Bus kemudian bergerak ke kanan jalan dan menabrak kendaraan Grand Livina nopol B 7401 NDY, lalu terus bergerak ke kanan dan menabrak kendaraan sepeda motor Honda Vario nopol B 4446 SBC, lalu menabrak kendaraan Daihatsu Ayla Nopol F 1423 NH, dan sepeda motor Yamaha Vixion.
Kendaraan terus bergerak ke kiri jalan menabrak kendaraan Toyota Avanza warna putih Nopol B 1818 EFB, yang bergerak searah dari arah puncak dan menabrak kendaraan Toyota Rush, lalu menabrak kendaraan Angkot Nopol F 1976 MP, dan Toyota Avanza warna Hitam Nopol F 1851 CD, dengan posisi terakhir di marka jalan ke arah Gadog.
Ada juga beberapa sepeda motor dan mobil yang hanya mengalami kerusakan ringan.
Petugas kepolisian sudah di lokasi. Bersama warga melakukan evakuasi korban luka berat dan meninggal dunia. Korban dibawa ke RSUD Ciawi dan RS Cibeureum.
Nama korban yang meninggal adalah Zaenudin (40), Oktariansyah (26) , Diana Simatupang, dan Dadang Sulaeman (45) yang juga Kepala Desa Citepu.
Ada beberapa penumpang yang mengalami luka ringan dan luka berat.
Sopir bus Bambang diperiksa polisi, diketahui tidak memiliki SIM dan membawa STNK.
Kecelakaan beruntun terjadi di tengah padatnya lalu lintas libur panjang di Tanjakan Selarong, Gadog, Puncak, Bogor pada Sabtu (22/4) sore. Tabrakan beruntun yang diakibatkan bus rem blong ini menewaskan setidaknya enam orang.
Tidak hanya para penumpang kendaraan yang ikut dalam kecelakaan beruntun, seorang warga yang melintas di pinggir jalan juga ikut menjadi korban yang tertabrak. Risman (37), warga kampung Cibogo, ikut menjadi korban terluka. Risman tertabrak oleh sebuah mobil ketika sedang melintas di dekat lokasi kejadian.
“Saya lagi jalan kaki mau beli air, dari atas udah keliatan ada tabrakan, rame banget. Terus saya lari ngehindarin, tapi tiba-tiba kerasa ada yang nabrak dari belakang. Nggak tau itu mobil yang mana,” ungkap Risman ketika ditemui di RS Ciawi.
Akibat kecelakaan tersebut, Risman mengalami luka-luka cukup parah. Bahu Risman mengalami luka robek.
Kecelakaan beruntun tersebut disebabkan oleh bus pariwisata HS Transpot yang mengalami rem blong dan menabrak beberapa kendaraan di Tanjakan Selarong, Puncak, Bogor. Kecelakaan terjadi Sabtu sore pukul 17.30 WIB ketika arus kendaraan di Puncak sangat padat akibat libur panjang.

Berikut Tanyangan Video nya :

Sumber Berita Kecelakaan Maut Akibat Bus Alami Rem Blong di Puncak : Kompas.com

Sumber Berita Kecelakaan Maut Akibat Bus Alami Rem Blong di Puncak : Kumparan.com

Mister News

Share
Published by
Mister News

Recent Posts

Yusril Tunggu Arahan Jokowi Pidanakan Amplop Saksi Palsu Prabowo-Sandi

Yusril Tunggu Arahan Jokowi Pidanakan Amplop Saksi Palsu Prabowo-Sandi Kuasa hukum paslon 01 Joko Widodo…

3 tahun ago

Saksi Prabowo Diduga Berbohong, Putri Gus Mus Sebut Bisa Kena Pasal Pidana kan?

Saksi Prabowo Diduga Berbohong, Putri Gus Mus Sebut Bisa Kena Pasal Pidana kan? Beti Kristina…

3 tahun ago

Polda Jabar Tangkap Ustaz Rahmat Baequni Terkait Sebar Hoaks Petugas KPPS Diracun

Polda Jabar Tangkap Ustaz Rahmat Baequni Terkait Sebar Hoaks Petugas KPPS Diracun Ustaz Rahmat Baequni…

3 tahun ago

Ahok Balas Anies Baswedan soal Penerbitan IMB Pulau Reklamasi

Ahok Balas Anies Baswedan soal Penerbitan IMB Pulau Reklamasi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut…

3 tahun ago

Hakim MK Minta Bukti DPT Invalid 17,5 Juta, Tim Prabowo-Sandi Minta Waktu

Hakim MK Minta Bukti DPT Invalid 17,5 Juta, Tim Prabowo-Sandi Minta Waktu Hakim Mahkamah Konstitusi…

3 tahun ago

Alasan Anies Baswedan Tak Cabut Pergub Reklamasi Ahok Mesti Anggap Tak Lazim

Alasan Anies Baswedan Tak Cabut Pergub Reklamasi Ahok Mesti Anggap Tak Lazim Gubernur DKI Jakarta…

3 tahun ago