Stefanus Sumandi Meminta Evaluasi Terhadap Dapur SPPG

Stefanus Sumandi Meminta Evaluasi Terhadap Dapur SPPG

Stefanus Sumandi meminta evaluasi terhadap dapur SPPG

Stefanus Sumandi, Ketua DPRD Kabupaten Sikka, NTT, meminta pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap dapur Satuan Layanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayahnya.

“Semua dapur SPPG di Sikka harus dievaluasi menyeluruh dengan memastikan standar yang memadai,” ucap Stefanus Sumandi, Sabtu 27 September 2025.

Permintaan itu disampaikan menyusul kasus penemuan ulat pada menu MBG di SMKS Yohanes ke XXIII Maumere, Kamis 26 September 2025.

Ia menilai temuan tersebut menjadi indikasi kuat adanya pelanggaran terhadap standar keamanan dan kualitas mekanan.

Stefanus Sumandi mengatakan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) seharusnya belajar dari program Pemberian Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMTAS) yang melibatkan orang tua dalam memasak langsung di sekolah.

Stefanus Sumandi menyebutkan hasilnya lebih baik karena mendapat pengawasan dari petugas gizi puskesmas.

Selanjutnya Stefanus juga mengingatkan agar program MBG tidak hanya berorientasi pada pembangunan dapur dengan biaya miliaran rupiah.

Melainkan memperhatikan kualitas makanan dan melibatkan penguasa kecil, termasuk pengelola kantin sekolah.

Banyak juga netizen yang menilai, salah satunya yaitu:

“Bubarkan aja pak, saya lihat mereka mereka memanfaatkan Halam sendiri, sehingga mereka mempercantik rumah nya, dari biaya MBG,” ketik netizen.

“Sepertinya ini ada oknum yang tidak suka dengan program ini, dan ingin menjatuhkan pemimpin negeri,” ketik @Via82.

“Hentikan mbg!!! menurut saya lebih efektif dii kasi uangnya langsung daripada makanan, jadi orang tua bisa mengelola makanan sendiri. misalnya sehari 15k, udah cukup buat sayuran dll,” @Nunaa dpr indo.

Baca juga: Nanis S Deyang Ungkap Penyebab Banyaknya Keracunan MBG