Anggaran MBG 2025 Capai 71 Triliun, Tapi baru Terserap 20,1 T

Anggaran MBG 2025 Capai 71 Triliun, Tapi baru Terserap 20,1 T

Anggaran MBG 2025 capai 71 triliun, tapi baru terserap 20,1 T

Program prioritas nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun 2025 dilaporkan menghadapi tantangan dalam percepatan penyerapan anggaran, meskipun alokasi dana telah ditetapkan secara penuh.

Kementerian Keuangan mengumumkan bahwa total pagu anggaran untuk program MBG sepanjang tahun 2025 adalah Rp 71 triliun.

Namun, data per 3 Oktober 2025 menunjukkan bahwa realisasi penyerapan anggaran baru mencapai Rp 20,6 triliun, atau sekitar 29% dari total pagu.

Meskipun persentase penyerapan masih tergolong rendah di Kuartal IV, program ini telah berhasil melayani 31,2 juta penerima manfaat hingga awal Oktober 2025.

Kondisi serapan yang belum optimal ini mencerminkan tren yang lebih luas dalam belanja negara.

Pemerintah menyatakan program ini menjakau 82,9 juta penerima manfaat secara total, yang akan dilayani oleh sekitar 25.000 Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG).

Secara keseluruhan, belanja Pemerintahan Pusat masih memerlukan realistis sekitar Rp 1.292,7 triliun selama tiga bulan terakhir tahun ini untuk memenuhi target outlook APBN

Selain itu, Badan Gizi Nasional (BGN), salah satu kementerian/lembaga dengan anggaran besar, tercatat memiliki tingkat penyerapan yang masih di bawah 50% per 30 September, yaitu sebesar 16,9%.

Direktorat Jenderal Anggaran menilai akselerasi penyaluran dana MBG secara umum sudah cukup baik.

Tetapi menekankan perlunya terus mendorong percepatan proses pengadaan dan pelaksanaan belanja.

Pemerintah berkomitmen untuk melakukan monitoring intensif guna memastikan program ini tepat waktu, tepat sasaran, dan sesuai dengan target prioritas yang telah ditetapkan.

Baca juga: KPK akan Lebih Perkuat Pengawasan MBG untuk Cegah Korupsi